daerah

Nelayan Tolak Reklamasi PSN Kenjeran, Berikut penjelasan PT Granting Jaya

Kamis, 25 Juli 2024 | 00:13 WIB
Direktur Utama PT Granting Jaya, Soetiadji Yudho sedang berdialog dengan perwakilan Nelayan, Mas'ud (Nawi)

Dari informasi, Surabaya Waterfront Land (SWL) masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah pusat. Nilai investasi proyek reklamasi ini ditaksir mencapai Rp 72 Triliun, dengan lama pekerjaan 20 tahun.

Rencananya, SWL akan dibangun seluas 1.184 hektar yang terbagi menjadi empat blok. Blok A seluas 84 hektar ditambah eksisting 100 hektar. Wilayah ini akan didesain ulang menjadi lokasi pariwisata, hunian, serta konservasi mangrove.

Kemudian blok B dengan luas 120 hektar. Wilayah ini disebut zona perikanan. Pelabuhan, pasar ikan, pusat pelelangan, galangan kapal, hingga kampung nelayan akan dibangun di zona ini.

Baca Juga: Resmi! PKS Usung Eri Cahyadi sebagai Calon Walikota Surabaya

Lalu, komplek maritim, museum maritim nasional, dermaga, hingga perguruan tinggi dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan kemaritiman akan dibangun di blok C. Wilayah seluas 380 hektar itu juga disebut zona Kemaritiman.

Terakhir, blok D dengan luas 500 hektar. Area ini akan menjadi pusat perbelanjaan. Mulai dari komplek ruko, SWL Square, pasar produk ekonomi kreatif, hingga industri zero emisi. ***

Halaman:

Tags

Terkini