"Mulai era sekarang, bursa kerja kita dorong di level kecamatan dan kelurahan. Ini untuk menyiasati jika anggaran untuk advokasi mereka itu terhambat," tambahnya.
Baca Juga: Jaga Tradisi Menang di Pilkada 2024, PDIP Surabaya Panasi Mesin Kader Banteng!
Selain itu, Cak Awi mencatat bahwa banyak pemuda yang kini terjun menjadi wirausaha atau UMKM, melihat ini sebagai peluang besar untuk mengembangkan bakat kewirausahaan mereka. "Sekarang UMKM dijalankan anak muda. Jika anggaran dialokasikan untuk pendampingan bagi UMKM, ini lebih konkret," ujarnya.
Untuk mengatasi berbagai kendala, ia berharap ada pertemuan lanjutan yang melibatkan Pemkot, Kadin, dan seluruh perwakilan partai. "Berharap ada forum ekonomi yang mempertemukan seluruh stakeholder yang digagas Kadin Surabaya. Karena membangun Surabaya tidak bisa sendirian," pungkas Cak Awi. ***