daerah

Kemenpan RB Jadikan Surabaya Contoh Sukses dalam Reformasi Birokrasi

Selasa, 9 April 2024 | 20:29 WIB
Surabaya Dijadikan Model dalam Implementasi WBK dan WBBM oleh Kemenpan RB (Pemkot Surabaya)

NAWACITAPOST.COM - Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB, Erwan Agus Purwanto, beserta rombongan, melakukan kunjungan ke Klinik Investasi di Mal Pelayanan Publik gedung Siola, Surabaya, pada Rabu (3/4/2024).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau pelayanan di Klinik Investasi serta memeriksa status Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang telah diberikan kepada Kota Surabaya oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Menurut Erwan Agus Purwanto, kunjungannya ke Klinik Investasi adalah bagian dari upaya Kemenpan-RB untuk mengevaluasi pelayanan publik, khususnya terkait program zona integritas WBK dan WBBM.

Baca Juga: Bersama Bank Mayapada dan PDAM, Walikota Eri Bagi Bingkisan Lebaran ke 14 Ribu Satgas

Dia menjelaskan bahwa pemerintah memiliki program reformasi birokrasi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik.

Kunjungan tersebut juga bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan di Klinik Investasi sesuai dengan standar WBK.

Setelah melakukan peninjauan, Erwan Agus Purwanto menyimpulkan bahwa prosedur dan mekanisme pelayanan di Klinik Investasi Surabaya sangat transparan, yang memudahkan masyarakat untuk mengontrol potensi korupsi.

Baca Juga: Antisipasi Libur Panjang Hari Raya, Pemkot Surabaya Imbau Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban

Kemenpan-RB berharap dapat membangun lebih banyak WBK di seluruh Indonesia. Kota Surabaya diharapkan dapat menjadi contoh dan tempat belajar bagi daerah lain, terutama di wilayah Indonesia Timur yang masih terbatas dalam hal unit pelayanan yang mendapatkan predikat WBK dan WBBM.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Ikhsan, menyambut baik kedatangan rombongan Kemenpan-RB. Dia menyatakan bahwa Kota Surabaya telah banyak berkontribusi dalam penerapan reformasi birokrasi dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Kota Surabaya juga telah menjadi tujuan belajar bagi banyak daerah di Indonesia dalam hal penerapan SAKIP dan reformasi birokrasi.

Baca Juga: Berkah Ramadan: GOW Surabaya Gelar Garage Day dan Bagi Sembako Gratis

Dengan predikat WBK dan WBBM yang telah diperoleh, Surabaya diharapkan dapat membantu daerah lain dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat integritas birokrasi. ***

Tags

Terkini