NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mengimplementasikan sejumlah strategi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Salah satunya adalah dengan menyediakan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) di 487 Balai RW, serta layanan aduan online melalui aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak (SIAP-PPAK).
Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya, Ida Widayanti, aplikasi SIAP-PPAK digunakan sebagai sarana pengaduan online bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di Surabaya.
Baca Juga: Berkah Ramadan: GOW Surabaya Gelar Garage Day dan Bagi Sembako Gratis
"Bagi warga yang takut, atau malu untuk melaporkan kejadian yang menimpanya, itu bisa dilaporkan melalui aplikasi ini. Mereka bisa konseling dahulu dan juga ada konseling lanjutannya," ujar Ida.
Aplikasi SIAP-PPAK menyediakan pilihan konsultasi konseling lanjutan, dimana warga bisa memilih psikolog volunteer yang difasilitasi oleh Pemkot Surabaya. Jika kasus tersebut berujung pada proses hukum, Pemkot Surabaya akan memberikan pendampingan, bahkan hingga di persidangan.
Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga berkolaborasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk memberikan pendampingan hukum gratis kepada korban kekerasan. Kolaborasi juga dilakukan dengan Non-Government Organization (NGO) dan pemerhati anak dan perempuan untuk memperkuat jaringan pencegahan.
Baca Juga: Wali Kota Eri Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Jelang Lebaran Idulfitri 1445 H
Selain layanan online, Pemkot Surabaya juga menyediakan Puspaga di Balai RW untuk mencegah terjadinya perceraian. Layanan ini melibatkan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan volunter psikologi dari perguruan tinggi di Kota Surabaya untuk memberikan masukan dan upaya pencegahan.
Aplikasi SIAP-PPAK telah beroperasi sejak Oktober 2023, mempercepat proses pengaduan dan memberikan konsultasi tentang keluarga.
Warga Surabaya dapat mendaftar secara gratis melalui website resmi, atau menghubungi Hotline PUSPAGA Kota Surabaya dan Hotline UPTD PPA Surabaya untuk informasi lebih lanjut. ***
Artikel Terkait
FKMS Beber 'Dugaan Korupsi' Sudin SDA Jakarta Selatan
Pilkada Surabaya 2024, Risma masih Punya Pengaruh
Klinik MS Lamongan 'Diduga' Menjual Produk Kosmetik Tanpa Ijin Edar Dan BPOM
Wali Kota Eri Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Jelang Lebaran Idulfitri 1445 H
Berkah Ramadan: GOW Surabaya Gelar Garage Day dan Bagi Sembako Gratis