daerah

Pencapaian Pendapatan Daerah Tahun 2023 Sebesar Rp. 3.018 Triliun, PJ Bupati: Kemiskinan Turun, LPE dan IPM Naik

Kamis, 28 Maret 2024 | 16:50 WIB
PJ Bupati Majalengka, Dedi Supandi

Majalengka, NAWACITAPOST.COM -
Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati dan wakil Bupati Majalengka tahun 2023 saat rapat paripurna DPRD Kabupaten Majalengka beberapa hari lalu.

PJ Bupati Majalengka, Dedi Supandi, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka tahun 2023, diawali dengan penyampaian arah kebijakan pembangunan tahun 2023 sangat diupayakan untuk bersinergi dengan pembangunan Nasional agar terjadi sinkronisasi.

Terdapat setidaknya 5 arah kebijakan yang ditetapkan oleh Presiden RI Ir.Joko Widodo sebagai strategi dalam pelaksanaan misi Nawacita, yaitu Pembangunan SDM, Infrastruktur, Penyederhanaan Regulasi, Penyederhanaan Birokrasi dan Transformasi Ekonomi.

Adapun terkait lingkup realisasi APBD Kabupaten Majalengka, Dedi Supandi mengakui yang telah dilaksanakan pada Tahun 2023, diantaranya meliputi pengelolaan Pendapatan, pengelolaan belanja, pengelolaan pembiayaan, capaian pelaksanaan program capaian sasaran strategis pembangunan, capaian indikator makro, dan capaian prestasi.

"Realisasi APBD tahun 2023 dari segi Pengelolaan Pendapatan, dengan capaian target Pendapatan Daerah tahun 2023 sebesar Rp.3.069 Triliun, dapat direalisasikan sebesar Rp.3.018 Triliun atau 89,62%," ujar Dedi Supandi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/03/2024).

Menurut Dedi Supandi, dalam segi Pengelolaan Belanja dalam tahun Anggaran 2023, anggaran Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp. 3.136 Triliun dan dapat direalisasikan sebesar Rp.3.024 atau 96,42%, sementara itu dari segi Pengelolaan Pembiayaan Neto Daerah Tahun 2023 dari target sebesar Rp.76.033 Miliar dan direalisasikan sebesar Rp.76.339 Miliar atau 100,40%.

"Sedangkan target pengeluaran pembiayaan selama tahun anggaran 2023 sebesar Rp.30 Milliar dan direalisasikan sebesar Rp.30 Miliar atau 100%," ungkapnya.

Masih dikatakan Pj Bupati Majalengka, terkait capaian pelaksanaan program kegiatan dan sub kegiatan Pemda Majalengka selama tahun anggaran 2023 yang telah dilaksanakan oleh Perangkat Daerah berdasarkan Urusan Wajib, Urusan Pilihan, Unsur Penunjang urusan Pemerintahan, dan Fungsi lainnya.

"Dari sisi Urusan Wajib terdiri dari urusan wajib Pelayanan Dasar dengan Alokasi anggaran sebesar Rp.1.957 Triliun dapat direalisasikan sebesar Rp.1.909 atau 97,30%. Kemudian Urusan Wajib Non Pelayanan Dasar dengan Alokasi anggaran sebesar Rp.258.485 Miliar dapat direalisasikan sebesar Rp.252.747 atau 97,78%. Dari sisi Urusan Pilihan dengan Alokasi anggaran Sebesar Rp.15.493 Miliar dan direalisasikan sebesar Rp 14.764 Miliar atau 95,29%," jelas PJ Bupati Majalengka.

Dari segi pencapaian kinerja Pemerintah Kab. Majalengka tambahnya, pada tahun 2023, yang terdiri dari 17 sasaran strategis dan 17 indikator kinerja dengan capaian rata-rata 23, 83%. Dari 17 indikator kinerja tersebut sebanyak 11 indikator tercapai dengan rincian 2 indikator 100% dan 9 lainnya mencapai lebih dari 100%, dan 6 indikator sasaran yang belum tercapai maksimal akan terus dilakukan upaya agar kedepannya bisa lebih baik.

Dari sisi pencapaian Indikator Makro Sosial ekonomi hasil kinerja pembangunan tahun 2023 dapat dilaporkan sebagai berikut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kab. Majalengka berdasarkan perhitungan sementara BPS pada tahun 2023 naik 2,2 point dari tahun 2022 sebesar 58,58 point menjadi 70,76 point.

"Kemudian pada Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada tahun 2023 Tingkat Pengangguran Terbuka turun sebesar 0,04% dari tahun 2022 sebesar 4,16% menjadi sebesar 4,12%. Untuk Tingkat Kemiskinan di Kab. Majalengka tahun 2023 menurun 0,73% dari tahun 2022 sebesar 11,94% menjadi 11,21%," tambahnya.

Adapun sisi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kab. Majalengka tahun 2023 mencapai Rp.41,713 Milyar meningkat Rp.3.935 Milyar dari tahun 2022 sebesar Rp.37.778 Milyar.

"Dan untuk Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kab. Majalengka pada tahun 2023 mencapai 6,63% diatas LPE Jawa Barat tahun 2023 sebesar 5,00%," tandasnya(Defri Ardiansyah)

Terkini