daerah

Karhutla Gunung Ijen Capai 20 Hektare, Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Senin, 7 September 2026 | 09:40 WIB
Caption foto: Karhutla Gunung Ijen mencapai sekitar 20 hektare. BPBD Jatim mengerahkan personel dan helikopter water bombing, sementara TWA Kawah Ijen ditutup sementara

BANYUWANGI, NAWACITAPOST.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen belum juga padam. Hingga Minggu (6/9/2026), luas lahan terdampak kebakaran Gunung Ijen diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) merespons kondisi tersebut dengan mengerahkan personel, peralatan pemadaman, serta helikopter untuk melakukan water bombing. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan kebakaran setelah adanya permintaan dari BKSDA dan Bupati Banyuwangi melalui penetapan status tanggap darurat.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan, helikopter yang sebelumnya digunakan untuk membantu pemadaman karhutla di kawasan Gunung Semeru kini digeser ke Ijen.

“Helikopter yang sebelumnya melakukan aksi water bombing di kawasan Gunung Semeru, mulai hari ini, kita geser ke Ijen, untuk membantu percepatan,” ujar Gatot Soebroto, Minggu (6/9/2026).

Helikopter PK-DAP yang memiliki kapasitas membawa 1.000 liter air tersebut pada hari pertama hanya dapat melakukan dua kali penerbangan. Total air yang dijatuhkan untuk pemadaman mencapai 2.000 liter.

Menurut Gatot, kondisi cuaca dan medan menjadi kendala dalam operasi udara. Angin kencang serta kabut tebal di kawasan Gunung Ijen membuat penerbangan water bombing harus dibatasi.

“Kami juga menerjunkan sejumlah personel untuk bergabung dengan tim darat yang akan melakukan penyisiran lewat darat,” jelasnya.

Selain personel, BPBD Jatim membawa sejumlah peralatan untuk mendukung pemadaman manual, di antaranya 10 unit alat gepyok, 12 fire ball, tiga unit jet shooter, serta perlengkapan alat pelindung diri (APD).

Tim darat saat ini difokuskan menangani titik api di sebelah barat Kawah Ijen dengan mempertimbangkan kondisi medan dan akses menuju lokasi. Pemadaman manual dilakukan pada area yang masih memungkinkan dijangkau oleh petugas.

Dua lokasi masih menjadi sasaran operasi pemadaman tim gabungan, yakni kawasan Gunung Merapi Ungup-Ungup, Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, serta Dusun Curahmacan, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.

BPBD Jatim Lakukan Modifikasi Cuaca

Selain water bombing dan pemadaman dari darat, BPBD Jatim juga melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai upaya alternatif untuk membantu percepatan penanganan karhutla sekaligus mengantisipasi dampak kekeringan.

OMC dilakukan pada pukul 13.12 WIB dengan satu sorti menggunakan pesawat CASA NC212/A-2104. Dalam operasi tersebut, sebanyak 800 kilogram NaCl disebarkan di wilayah Lumajang, Jember, dan Banyuwangi.

Sementara itu, untuk meminimalisasi risiko terhadap pengunjung, TWA Kawah Ijen di wilayah Banyuwangi dan Bondowoso telah ditutup sementara sejak 4 September 2026. Penutupan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.

BPBD Jatim memastikan penanganan karhutla terus dilakukan bersama tim gabungan. Kondisi medan, cuaca, serta akses menuju titik api menjadi pertimbangan utama dalam menentukan strategi pemadaman.

Halaman:

Tags

Terkini