daerah

YSBI Dorong Kolaborasi Program Keumatan, Buka Peluang Kemitraan untuk Perluas Manfaat Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 | 19:07 WIB
Caption foto: YSBI membuka peluang kolaborasi program keumatan dan sosial bersama berbagai pihak untuk memperluas manfaat serta kemaslahatan bagi masyarakat.

Surabaya, NAWACITAPOST.COM - Yayasan Sejuta Bahagia Indonesia (YSBI) terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas program sosial dan kemasyarakatan. Penguatan jejaring kemitraan dinilai penting agar berbagai program keumatan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat yang lebih luas.

Komitmen tersebut menjadi salah satu arah pembicaraan YSBI bersama jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Sidoarjo Cemengkalang. Dalam pertemuan tersebut, YSBI mendorong terbentuknya kerja sama sebagai mitra BSI Maslahat, khususnya dalam pengembangan program keumatan dan kemaslahatan masyarakat.

Ketua Pembina YSBI, Mohammad Habibi, mengatakan silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat harus memiliki dampak yang lebih jauh. Menurutnya, pertemuan dan komunikasi antarlembaga dapat menjadi awal untuk melahirkan program bersama yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“YSBI ingin menjadikan setiap silaturahmi sebagai pintu kolaborasi, dan setiap kolaborasi sebagai jalan menghadirkan kebahagiaan serta kemaslahatan bagi sesama,” ujar Habibi.

Menurut Habibi, kolaborasi menjadi penting karena persoalan sosial dan kebutuhan masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara yayasan, lembaga sosial, dunia usaha maupun berbagai elemen masyarakat untuk menghadirkan program yang berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, YSBI membuka peluang kerja sama program keumatan dan sosial yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Kemitraan dengan lembaga yang memiliki perhatian terhadap pemberdayaan dan kemaslahatan diharapkan dapat memperkuat jangkauan program YSBI.

Dari pihak BSI KCP Sidoarjo Cemengkalang, Kepala Cabang atau Branch Manager Abdul Hamid Rahmadillah menjadi bagian dalam penjajakan kerja sama tersebut. Pembahasan diarahkan pada peluang membangun kemitraan YSBI sebagai mitra BSI Maslahat.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak sekadar mempertemukan dua lembaga, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang sosial dan keumatan.

YSBI menilai penguatan kemitraan semacam ini sejalan dengan semangat yayasan untuk menghadirkan lebih banyak manfaat. Dengan jejaring yang semakin luas, program sosial diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat sekaligus membuka ruang partisipasi bagi berbagai pihak.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya YSBI membangun ekosistem kolaborasi yang berorientasi pada kemaslahatan. Bagi YSBI, ukuran keberhasilan sebuah kerja sama bukan semata terletak pada terlaksananya sebuah agenda, melainkan pada seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. (ibank)

Tags

Terkini