Berapa karena koreksi?
Berapa karena pembatalan?
Berapa karena penyesuaian administrasi?
Dan berapa yang benar-benar dibayar oleh wajib pajak?
Publik berhak mengetahui.
Sebab pengurangan saldo piutang tidak otomatis berarti seluruhnya merupakan uang tunai yang masuk ke kas daerah.
Lebih Ironis: Pemkot Ingin Menambah Titik Reklame
Persoalan menjadi semakin menarik karena pemerintah kota justru sedang menjadikan reklame sebagai salah satu sumber untuk mendongkrak PAD.
Wali Kota Eri Cahyadi sebelumnya menyampaikan bahwa PAD 2026 akan didorong melalui optimalisasi aset dan peningkatan pendapatan dari sektor reklame.
Pemkot bahkan berencana menambah titik reklame, termasuk konsep titik reklame eksklusif di ruas jalan utama dan bukan jalan utama.
Dengan kata lain:
titik reklame mau ditambah.
Potensi pajak mau diperbesar.
PAD mau digenjot.
Tetapi di sisi lain:
piutang Pajak Reklame yang sudah ada masih Rp57,02 miliar.