NAWACITAPOST.COM – Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Jawa Timur menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD HIMNI Jawa Timur sekaligus Musyawarah Cabang (Muscab) I DPC HIMNI Surabaya, Sabtu (6/6/2026), di Gedung Gereja BNKP Surabaya, Jalan Simo Gunung Kramat Barat Gang 1 Nomor 12 Surabaya. Agenda tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas masyarakat Nias di Jawa Timur sekaligus menentukan arah organisasi periode 2026-2030.
Dalam forum organisasi tersebut, Pdt. Otomosi Harefa terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD HIMNI Jawa Timur periode 2026-2030. Sementara Wignes Laia juga dipercaya secara aklamasi memimpin DPC HIMNI Surabaya periode 2026-2030.
Musda VI HIMNI Jatim dihadiri perwakilan DPP HIMNI yang diwakili Sekjen DPP HIMNI Otoli Zebua, penasihat DPD HIMNI Jatim Dr. Yafeti Waruwu SH MH, unsur pengurus DPD dan DPC HIMNI, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.
Kegiatan diawali registrasi peserta dan upacara pembukaan yang menampilkan budaya khas Nias melalui tarian penyambutan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan AD/ART HIMNI, laporan ketua panitia hingga sambutan para tokoh organisasi.
Ketua Panitia Musda VI, Pdt. Dr. Elisua Hulu M.Th dalam sambutannya menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan ruang konsolidasi masyarakat Nias di Jawa Timur untuk memperkuat pelayanan sosial dan persaudaraan.
“Musda ini menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat Nias di Jawa Timur agar semakin solid, saling mendukung, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD HIMNI Jatim terpilih, Pdt. Otomosi Harefa, menegaskan komitmennya mengusung semangat “Memimpin dan Melayani” demi meningkatkan kualitas persaudaraan masyarakat Nias, khususnya di Jawa Timur dan Surabaya.
“Kami siap mengabdikan diri untuk memperkuat persaudaraan masyarakat Nias, meningkatkan kesejahteraan di bidang ekonomi, pendidikan, sosial budaya, serta membangun komunikasi aktif antar suku bangsa demi memperkokoh persatuan Indonesia,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua DPC HIMNI Surabaya terpilih, Wignes Laia. Ia menilai keberadaan HIMNI harus mampu menjadi wadah pemersatu sekaligus jembatan kolaborasi masyarakat Nias dengan berbagai elemen masyarakat di Kota Surabaya.
“Kami ingin HIMNI Surabaya hadir lebih dekat dengan masyarakat, membangun solidaritas, memperkuat budaya gotong royong, dan ikut berkontribusi dalam pembangunan sosial kemasyarakatan,” katanya.
Dalam pelaksanaan sidang pleno, peserta Musda membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2022-2026, pandangan umum dari sejumlah DPC HIMNI daerah, hingga pemilihan ketua dan tim formatur kepengurusan baru.
Musda VI HIMNI Jatim juga mengusung semangat “UALUI TALIFUSO ONONIHA”, yang menegaskan pentingnya persatuan dan kekeluargaan masyarakat Nias di perantauan. Organisasi diharapkan mampu menjadi wadah penguatan identitas budaya sekaligus mendorong kemajuan masyarakat Nias di berbagai sektor.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru secara aklamasi, HIMNI Jawa Timur dan DPC Surabaya diharapkan semakin aktif membangun komunikasi lintas suku, memperkuoh kebhinekaan, serta menjaga nilai persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. ***