NAWACITAPOST.COM – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, berencana melakukan perombakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di awal periode keduanya. Saat ini, hampir 500 Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti seleksi terbuka untuk mengisi berbagai jabatan strategis.
Seleksi ini menuntut para peserta menyajikan inovasi guna membuktikan kelayakan mereka. Komisi A DPRD Kota Surabaya, yang membidangi pemerintahan, menilai langkah Eri sebagai strategi yang tepat dalam mencari sosok yang mampu mempercepat program kerja pemerintah kota.
"Sepanjang seleksi dilakukan secara proporsional dan berbasis profesionalisme, insya Allah hasilnya akan mendukung kinerja pemerintahan Mas Wali," ujar Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, Jumat (07/06).
Baca Juga: Hari Perempuan Internasional, DPRD Surabaya Dorong Transportasi Publik Responsif Gender
Politisi Partai Gerindra itu menekankan bahwa seleksi ini adalah proses penyaringan untuk menemukan pemimpin yang memiliki kompetensi, kapasitas, dan kapabilitas tinggi. "Pak Wali ingin memastikan setiap pemimpin OPD adalah orang yang benar-benar berkualitas," tambahnya.
Namun, Yona juga mengingatkan agar seleksi ini tidak hanya berkutat dalam satu kelompok tertentu.
"Seperti yang sudah-sudah, ada potensi seleksi hanya berputar dalam satu circle. Jangan sampai lelang jabatan ini hanya menjadi formalitas tanpa mempertimbangkan fakta di lapangan," tegasnya.
Baca Juga: Serobot Lahan PSU, Proyek Perumahan Alana Dikecam Warga GSI!
Lebih lanjut, Yona menyoroti pentingnya setiap calon pemimpin OPD memiliki grand design atau perencanaan strategis bagi dinas yang akan mereka pimpin.
"Kalau dinas tidak punya grand design, bagaimana bisa mendukung program pemerintah kota? Jangan sampai terjebak di circle yang sama. Ini catatan khusus yang harus diperhatikan," tutupnya. ***