Minggu, 19 Juli 2026

Pemprov Jatim Bersama Pemkab Sidoarjo Pantau Kesehatan Hewan Ternak di Wilayah Sidoarjo

Photo Author
Nawi., M. Suud, Nawacita Post
- Kamis, 23 Januari 2025 | 19:02 WIB

 

Sidoarjo Nawacitapost - Pemprov Jatim bersama Pemkab Sidoarjo antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku/PMK Hewan-hewan ternak di Kabupaten Sidoarjo akan dipantau kesehatannya oleh Dua instansi pemerintah tersebut membentuk tim penanganan PMK.

Terdapat beberapa tim yang dibentuk. Diantaranya tim vaksinator dinas, tim dari Unair, tim dari UWK serta tim dari PDHI dan petugas teknis kecamatan dan tim ini akan didampingi petugas dari TNI dan Polri.

Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan Apel Siaga Tanggap Cepat Penanganan PMK kali ini. Dikatakannya kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiap-siagaan dan koordinasi antar instansi terkait akan penanggulangan dan pencegahan PMK khususnya di Kabupaten Sidoarjo.

“Penyakit mulut dan kuku sangat menular pada hewan ternak berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan babi dan mengakibatkan kerugian ekonomi sangat besar yang berdampak terhadap perdagangan produk ternak,”ucapnya.

Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi menyebutkan data kasus PMK di Kabupaten Sidoarjo per Januari 2025 ada sebanyak 147 ekor sakit, 17 ekor potong paksa dan 9 ekor mati. Kasus itu terjadi di 10 kecamatan di Sidoarjo. Diantaranya di Kecamatan Sukodono, Wonoayu, Taman, Candi, Porong, Tarik, Balongbendo, Waru, Gedangan dan Jabon.

“Pengendalian penyakit PMK pada ternak dapat dilakukan dengan dua hal, yakni dengan intervensi pencegahan dan dengan intervensi pengobatan,”ujarnya.

H. Subandi menjabarkan pengendalian penyakit PMK dengan intervensi pencegahan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Diantaranya dengan vaksinasi, sanitasi kandang serta pengawasan kesehatan dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi/KIE. Sedangkan pengendalian penyakit PMK dengan intervensi pengobatan yakni dengan terapi suportif pada ternak yang sakit seperti pemberian antibiotik, analgesik dan antipiretik.

“Pada saat ini, populasi hewan rentan penyakit PMK di Kabupaten Sidoarjo pada sapi potong sebanyak 5.150 ekor, sapi perah sebanyak 1.149 ekor, kambing 32.895 ekor, dan domba 15.743 ekor,”ujarnya.

Sementara Danramil Balongbendo kapten Inf Hendro Sugiono SH. Menyampaikan saat ikut dampingi tim PMK. Penanganan PMK akan dilibatkan. Selain itu tim penanganan PMK juga akan melakukan desinfeksi kandang secara teratur.

Kebetulan di wilayah balongbendo ada dua desa yang hari ini di tinjau langsung oleh tim PMK yaitu desa penambangan dan desa singkalan, tim ini langsung membri suntikan ke semua sapi yang ada di dalam kandan tersebut.

Tidak bayak suntikan saja yang di berikan tim PMK juga memberi desinfektan dibantu oleh tim dari Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo juga petugas BPBD Sidoarjo serta anggota TNI dan Polri yang akan dilanjutkan secara rutin oleh peternak sendiri.

Sapi juga akan diberikan vitamin dan obat cacing secara gratis oleh Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo juga akan melakukan pemantauan kesehatan ternak secara teratur." Bilangnya Koramil balongbendo, " (**/ud)

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini