Minggu, 19 Juli 2026

Ketua DPRD Harap Hasil Reses Bisa Dorong Perbaikan Infrastruktur

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Jumat, 16 Juni 2023 | 15:34 WIB

NAWACITApost.com  - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar mengelar Rapat Paripurna Khusus dengan agenda Penyampaian Laporan Reses pada Rabu (14/6/2023). Pada kesempatan tersebut, para anggota dewan menyampaikan hasil laporan mereka setelah melakukan kunjungan ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing untuk mendengarkan aspirasi masyarakat pada tanggal 25 hingga 27 Mei yang lalu.

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto, menyatakan bahwa dalam rapat tersebut, laporan dari para anggota dewan dikumpulkan menjadi satu berdasarkan dapil masing-masing. Sehingga secara total, terdapat 6 laporan yang sesuai dengan jumlah dapil yang ada di Kabupaten Blitar, dan laporan-laporan tersebut diserahkan kepada pimpinan DPRD.

-


“Laporan reses ini mencakup beberapa aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, budaya, ekonomi, perdagangan, pertanian, perkebunan, hingga infrastruktur,” ungkap Suwito.

Menurut Suwito, secara umum, anggota dewan menerima banyak keluhan terkait perbaikan infrastruktur. Selain itu, masyarakat juga mengharapkan langkah-langkah dari pemerintah untuk meningkatkan sektor ekonomi.

“Keluhan terbanyak masih berkaitan dengan infrastruktur, diikuti dengan permintaan terkait pemenuhan sarana dan prasarana, seperti petani yang membutuhkan pupuk. Selain itu, juga ada isu ekonomi karena kita masih berada dalam situasi pandemi, sehingga masyarakat membutuhkan akses fasilitas untuk memulihkan ekonominya,” tuturnya.

Suwito menjelaskan bahwa setelah laporan hasil reses disampaikan, masih ada proses selanjutnya yang harus dilalui. Laporan tersebut akan dibahas dan dirumuskan menjadi pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD. Kemudian, Pokir DPRD akan dimasukkan ke dalam rencana kerja pemerintah daerah.

Setelah rumusan Pokir selesai, akan dilakukan rapat paripurna kembali untuk menyerahkan dokumen Pokir kepada bupati selaku pemegang kekuasaan eksekutif.

“Hasil reses akan diproses menjadi Pokir yang akan dimasukkan ke dalam rencana kerja pemerintah daerah atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Oleh karena itu, reses merupakan sarana bagi kita untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dan sebagai alat mencari solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat,” tegas politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.
(Adv/fm)

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini