Minggu, 19 Juli 2026

Sidak Faris Abidin, Dorongan Penyelesaian Proyek Saluran Tambak Wedi

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Sabtu, 11 Januari 2025 | 20:13 WIB
Faris Abidin (tengah), Anggota Komisi C DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, melakukan sidak terhadap pekerjaan saluran air yang mangkrak di wilayah Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Sabtu (11/1/2025) (Nawi)
Faris Abidin (tengah), Anggota Komisi C DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, melakukan sidak terhadap pekerjaan saluran air yang mangkrak di wilayah Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Sabtu (11/1/2025) (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Anggota Komisi C DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, Faris Abidin melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pekerjaan saluran air yang mangkrak di wilayah Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Sabtu (11/1/2025)

Sidak ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan dalam reses sebelumnya terkait proyek saluran air yang tak kunjung selesai.

“Pada reses periode sebelumnya, warga mengeluhkan pekerjaan saluran air di kampung mereka yang dihentikan menjelang Lebaran karena alasan libur dan mendekati Pemilu. Setelah Lebaran, warga dijanjikan pekerjaan itu akan dilanjutkan, tetapi kenyataannya hingga reses saya kala itu, proyek ini belum juga rampung,” ujar Faris saat ditemui di lokasi.

Proyek saluran yang dimaksud melibatkan pemasangan U-Ditch dan Box Culvert. Namun, material pekerjaan tersebut dibiarkan menumpuk di sekitar permukiman warga, menyebabkan sejumlah masalah seperti terganggunya akses jalan, penurunan estetika lingkungan, hingga potensi bahaya bagi pengguna jalan.

Selain itu, saluran air yang belum selesai mengakibatkan daya tampung air hujan tidak optimal, sehingga kawasan tersebut mengalami banjir saat curah hujan tinggi beberapa waktu lalu.

“Kondisi ini tentu sangat mengganggu, baik secara visual maupun dari sisi keamanan. Apalagi saat hujan deras, genangan air tidak bisa terserap dengan baik karena saluran belum berfungsi maksimal,” tambah Faris.

Dalam reses sebelumnya, Faris langsung menyampaikan permasalahan ini kepada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya. Setelah melalui proses komunikasi intensif, pihak DSDABM mulai melanjutkan pekerjaan tersebut sekitar seminggu yang lalu.

“Alhamdulillah, dinas terkait telah merespons dan mulai melanjutkan proyek yang sempat terhenti. Ini langkah bagus untuk mengantisipasi banjir, terutama saat curah hujan yang cukup tinggi dan berlangsung lama seperti sekarang,” jelas Faris.

Ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Surabaya, termasuk perkampungan, agar kesejahteraan dan kenyamanan dapat dirasakan oleh semua warga kota.

“Harapannya, pembangunan di kota ini tidak hanya berfokus di tengah kota, tetapi juga merata ke perkampungan. Karena akses warga sehari-hari itu ya di sekitar rumah mereka. Jika proyek di perkampungan tidak selesai, otomatis akan mengganggu aktivitas dan menjadi cerminan buruk terhadap komitmen pemerintah kota,” tegas Faris.

Dalam sidaknya, Faris juga meminta DSDABM untuk menjadikan perkampungan sebagai prioritas pembangunan yang tidak boleh terabaikan. Ia berharap pekerjaan saluran di Tambak Wedi dapat segera diselesaikan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh warga, terutama dalam mengatasi banjir.

“Jika pembangunan kota ini dikelola dengan baik dan merata, maka rasa aman, nyaman, dan kesejahteraan warga Surabaya akan terjamin,” pungkasnya. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini