NAWACITAPOST.COM – Ketua Paguyuban Arek Suroboyo, H. Kusnan, menyatakan dukungannya terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land (SWL) di kawasan Kenjeran.
Dalam wawancara yang berlangsung di Surabaya, (6/1/2025), Kusnan menegaskan bahwa proyek ini membawa banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi dan lapangan kerja.
“Mungkin saya berbeda dengan kawan-kawan yang kontra dengan PSN ini. Sebab saya melihat banyak manfaat dari pembangunan ini. Saya bingung, yang ditakutkan kawan-kawan yang kontra ini apa? Soal kerusakan ekosistem atau nelayan yang tidak punya penghasilan, saya rasa itu sudah dijawab,” ujar Kusnan.
Menurutnya, kajian ekosistem terkait proyek ini menunjukkan bahwa tidak ada dampak negatif signifikan terhadap lingkungan. Selain itu, Kusnan menilai nelayan setempat juga tidak sepenuhnya menggantungkan hidup dari menangkap ikan di kawasan Kenjeran.
“Kalau kita lihat, ikan yang dijual di Pasar Pabean itu kebanyakan bukan dari Kenjeran, melainkan dari luar kota seperti Malang, Probolinggo, atau Banyuwangi. Banyak nelayan di Kenjeran juga sudah beralih ke sektor wisata. Di SWL nanti bahkan telah menyediakan rumah dan peluang kerja bagi nelayan di pulau buatan yang akan dibangun,” tambahnya.
Kusnan juga menyoroti manfaat ekonomi dari proyek ini. Dengan nilai investasi sebesar Rp72 triliun, PSN ini diproyeksikan menciptakan lapangan kerja bagi ribuan warga Surabaya. Ia menilai hal ini merupakan peluang besar untuk mengurangi pengangguran, terutama di kalangan pemuda.
“Berapa banyak tenaga kerja yang akan diserap? Nelayan yang katanya menganggur pun akan mendapatkan pekerjaan baru, bahkan disediakan kapal besar untuk melaut lebih jauh. Ini kesempatan besar bagi masyarakat Surabaya,” tegas Kusnan.
Ia juga menanggapi kekhawatiran mengenai risiko banjir akibat proyek ini. Kusnan menyatakan bahwa pembangunan pulau buatan dilakukan oleh tenaga ahli dan berdasarkan kajian matang untuk memastikan tidak ada dampak buruk terhadap lingkungan dan tata air kota.
“Kalau bilang Surabaya akan banjir, itu tidak masuk akal. Sudah ada kajian agar pulau-pulau yang dibangun tidak menyebabkan banjir. Ini proyek besar, pasti dirancang dengan sangat hati-hati,” ungkapnya.
Di akhir wawancara, Kusnan mengajak masyarakat untuk melihat secara obyektif proyek ini sebagai peluang, bukan ancaman. Ia berharap pembangunan SWL dapat dilaksanakan dan membawa manfaat besar bagi kota Surabaya dan warganya. ***