NAWACITAPOST.COM - Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, William Wirakusuma, menyoroti potensi besar Surabaya dalam mencetak tenaga kerja ahli bertaraf internasional. Menurutnya, potensi demografi kota ini perlu dimanfaatkan secara maksimal.
"Kota Surabaya memiliki banyak sekali pemuda-pemudi potensial untuk dilatih menjadi tenaga ahli profesional bertaraf internasional," ujar William, Legislator Fraksi PSI ini.
Ia juga menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga ahli saat ini semakin meningkat di berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Tenggara. Beberapa negara, seperti Singapura dan Malaysia, bahkan memberikan beasiswa kepada pemuda-pemudi asal Surabaya.
"Negara tetangga kita, Singapura dan Malaysia, sering menawarkan beasiswa kepada pemuda Surabaya karena jumlah penduduk mereka yang terbatas," ungkap William.
William menambahkan bahwa lebih dari 300 beasiswa diberikan oleh Malaysia dan Singapura setiap tahunnya khusus untuk warga Surabaya. Menurutnya, ini adalah potensi besar yang harus dimanfaatkan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya.
"Jangan sampai potensi ini lebih banyak dimanfaatkan oleh negara lain. Kita harus mengambil peluang ini untuk memperkuat tenaga kerja di Surabaya," tegasnya.
Ia juga menyoroti bahwa pelatihan tenaga kerja yang berkualitas dapat menarik investor ke Surabaya. "Para investor selalu mempertimbangkan ketersediaan tenaga kerja ahli sebelum menanamkan modal. Ini peluang besar untuk Surabaya," imbuhnya.
William mencontohkan keberhasilan pelatihan barista yang telah menghasilkan banyak coffee shop di kota ini. Namun, ia mengingatkan agar tidak terjadi kelebihan pasokan di bidang tertentu.
"Bila Surabaya memiliki pusat pelatihan bertaraf internasional, negara seperti Austria yang saat ini kekurangan tenaga ahli bisa merekrut tenaga kerja dari sini atau bahkan membuka investasi di Surabaya," ujar William yang merupakan alumni pendidikan di Jerman.
William juga menyebutkan pentingnya menyeimbangkan pelatihan tenaga ahli dengan program enterpreneurship. "Tidak semua orang memiliki jiwa enterpreneur, dan memulai bisnis juga membutuhkan modal. Sementara melatih tenaga ahli adalah potensi konkret yang dapat dikembangkan di Surabaya," jelasnya.
Saat ini, Surabaya telah memiliki berbagai program pelatihan kerja seperti pelatihan barista, servis AC, hingga servis sepeda motor. Wali Kota Surabaya, Dr. Eri Cahyadi, bahkan berencana membangun pusat pelatihan di setiap kecamatan.
"Pelatihan keahlian vokasi menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi Kota Surabaya. Dengan pelatihan yang optimal, angka pengangguran—terutama dari lulusan SMK—dapat berkurang," pungkas William yang juga merupakan alumni SMK. ***