Palu, NAWACITApost.com – Bertempat di ruangan Tata Usaha, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu mengikuti undangan penguatan penyamaan presepsi terkait pemberian hak integrasi Asimilasi Rumah kepada warga binaan dan anak binaan di Lapas, Rutan, dan LPKA, Rabu, (29/3) pagi.
Diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kegiatan ini berlangsung secara virtual meeting dan diikuti oleh seluruh jajaran Unit utama, Kantor Wilayah, dan UPT Pemasyarakatan di Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan untuk mencari kesamaan pendapat, kesamaan pemahan terkait pemberian Asimilasi agar tidak ada perbedaan pandangan terkait program tersebut sihingga pada pelaksanaanya dapat berjalan baik sesuai aturan yang berlaku
Penyamaan Presepsi ini diisi oleh tiga narasumber utama yaitu, Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak, Pujo Harinto, Bc.IP.,S.Sos.,M.Si, Direktur Pembinaan Narapidana Dan Latihan Kerja Produksi, Erwedi Supriyatno Bc.IP., S.H., M.H, serta Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Utama Pada Direktorat Jenderal Pemasayrakatan, Yunaedi., Bc.IP., S.H., M.H.
“Perlu bersama-sama kita menyelaraskan pemahaman terkait Asimilasi ini, jangan sampai pada pelaksanaanya terjadi tumpang tindih, di daerah lain pelaksanaan seperti A di daerah lain seperti B, jadi sangat perlu penguatan ini dilakukan agar hak para warga binaan ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Pujo Harinto saat memaparkan materinya.
-
Mewakili Kepala LPKA Palu, Selaku Plh. Kepala, Muh. Anis, mengakui perlu adanya keselarasan konsep pemahaman terkait Asimilasi Rumah, menurutnya penafsiran yang berbeda dapat menghambat terealisasikannya program asimilasi itu sendiri.
“Kiranya sudah pasti perlu adanya persamaan presepsi untuk semua jajaran pemasyarakatan terkait asimilasi ini, karena jika ada perbedaan, kita pun akan sulit dalam menjalankan program asimilasi ini,” ucapnya.
Adapun pada kegiatan ini dibahas mengenai beberpa regulasi peraturan perundang-undangan terkait tata cara dan pelaksanaan Asimilasi rumah bagi WBP atau anak binaan yang disertai tanya jawab dan diskusi antar pemateri dan peserta.
Tentunya dari kegiatan ini diharapakan dihasilkan satu pemahaman bersama yang kuat terkait pelaksanaan Asimilasi Rumah tersebut. (ant)