Pematang Siantar, NAWACITApost.com - Guna meningkatkan kesadaran, kesiapan dalam menghadapi bencana kebakaran, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematang Siantar Kemenkumham Sumatera Utara (Sumut) menggelar simulasi pelatihan tanggap darurat Kebakaran, Jumat (10/3/2023).
Simulasi digelar di halaman kantor imigrasi dengan menggandeng unit dinas pemadam kebakaran kota pematang siantar sebagai pemandu yang diikuti pegawai dan security kantor imigrasi kelas II TPI Pematang Siantar.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematang Siantar, Yusva Aditya melalui Kepala Sub Seksi Informasi dan Komunikasi, M.Hidayat Tanjung, SH mengatakan, bahwa pelaksanaan simulasi tanggap darurat kebakaran tersebur bertujuan untuk mengetahui prosedur serta tindakan-tindakan yang tepat untuk melaksanakan pertolongan pertama yang diambil pada saat ada kebakaran.
“Kegiatan simulasi tanggap darurat kebakaran seperti yang dilakukan hari ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan terhadap keadaan darurat seperti kebakaran serta hal lain yang tidak diinginkan,” kata Hidayat.
Ia berharap, agar semua yang terlibat dalam simulasi tersebut harus semangat dan tulus. “Ini bukan hanya simulasi begitu saja, poto-poto atau vidio untuk dukumentasi, tapi simulasi ini harus bisa di pahami dan dilaksanakan dengan baik” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, Kepala seksi pencegahan dan pengendalian, kesiapsiagaan unit dinas pemadam kebakaran kota pematang siantar, Abdi Riadi Siregar dalam orasinya menyampaikan pengetahuan dasar mengenai api dan kebakaran. Selanjutnya dilakukan simulasi cara memadamkan api sacara tradisional yaitu dengan menggunakan karung goni,serta pemadaman api secara modern dengan alat pemadam api ringan (APAR) berbahan dry powder.
Abdi berharap dengan adanya simulasi ini akan menguji, mengevaluasi serta memahami kondisi darurat dan gangguan sehingga kedepannya imigrasi pematang siantar mampu melakukan pengamanan bila kondisi terburuk yang terjadi sewaktu-waktu.
“Kami berharap dengan simulasi ini dapat menguji, mengevaluasi serta memahami kondisi darurat dan gangguan sehingga kedepannya kantor imigrasi pematang siantar mampu melakukan pengamanan bila kondisi terburuk yang terjadi sewaktu-waktu,” kata Abdi.
Pada akhir kegiatan pegawai dan security kantor imigrasi diberikan kesempatan untuk mempraktekkan cara pemadaman api secara langsung, sekaligus mengaplikasikan teori yang diberikan. Para pegawai dan security sangat antusias dan bersemangat untuk mencoba melakukan pemadaman api secara bergantian.