Jayapura, NAWACITApost.com – Mensyukuri berkat dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan hari lepas hari dan menyambut bulan yang baru di Minggu kerja yang baru, pagi ini Senin, (06/03/2023) Persekutuan Oikumene Kanwil Kemenkumham Papua melaksanakan ibadah bersama. Ibadah tersebut diikuti oleh pegawai Nasrani yang berada di Kanwil maupun UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi di lingkungan Kanwil Kemenkumham Papua.
Lagu puji-pujian yang dinyanyikan secara bersama-sama dari pegawai yang hadir terambil dalam pujian EL SHADDA dan BAGAI BEJANA menjadi pembuka yang mengiringi jalannya ibadah di pagi hari tersebut.
Ibadah kali ini dipimpin oleh. Pdt. Joop Suebu S.Th.,M.Th dalam khotbahnya, Pdt . Joop Suebu, S.Th.,M.Th mengajak para pegawai untuk merenungi nats Alkitab yang terambil di dalam kitab perjanjian lama Yakobus 1 : 2 - 8 dengan judul perikop "Iman dan Hikmat" dengan Tema " Yakobus Biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun."
Pdt . Joop Suebu, S.Th.,M.Th mengatakan dalam khotbanya menyampaikan mari kita pelajari apa yang telah di lakukan oleh Yusuf dimana kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena Tuhan menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat Tuhan berhasil."
-
Yusuf adalah orang pilihan Tuhan yang hidup dalam kebenaran walaupun bukan berarti ia luput dari segala macam kesukaran hidup.
Alkitab berkata: "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia."
Alkitab mengisahkan tentang perjalanan hidup Yusuf yang hari-harinya penuh diwarnai berbagai pergumulan berat. Saudaranya sendiri, tanpa sepengetahuan ayah mereka, telah menjual Yusuf sebagai budak kepada orang Mesir. Di rumah orang Mesir ia difitnah oleh isteri Potifar, yang akhirnya memaksa Yusuf mendekam di penjara. Meski melewati berbagai ujian, hidup Yusuf senantiasa disertai Tuhan "...sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya;"
Puncaknya, Yusuf diangkat menjadi orang kedua di Mesir. Belajar dari perjalanan hidup Yusuf ini dapat disimpulkan bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Asal kita hidup dalam kebenaran tidak ada hal yang perlu ditakutkan dan dikuatirkan, sebab "Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya."
Jangan pernah berkata bahwa keberhasilan dan kesuksesan itu buah dari jerih payah atau karena kekuatan kita sendiri, "...sebab di luar Aku Tuhan kamu tidak dapat berbuat apa-apa."
Karena penyertaan Tuhan Yusuf menjadi orang yang rendah hati; sebaliknya, Ia benci terhadap orang-orang yang congkak.
Bila hidup kita disertai Tuhan tidak ada perkara yang mustahil: pintu berkat, pintu kesempatan, pintu pemulihan, pintu kesembuhan dan sebagainya dibukakan untuk kita. Tertulis: "...apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka." Jadi dalam penyertaan Tuhan selalu ada pengharapan." Ucap Pendeta Joop
Mari kita belajar dari kerendahan hati Yusuf yang selalu merendahkan diri dan mengandalkan Tuhan dalam hidupnya ia selalu disiplin dengan perbuatannya untuk itu kita sebagai ASN kalau ingin disertai Tuhan di segala jalan, Hiduplah seturut kehendak Tuhan seperti Yusuf sehingga kita di berkati Tuhan.
Untuk itu disiplin adalah kunci utama dari kesuksesan setiap ASN mari kita bekerja dengan selalu disiplin dengan patuhi perintah atasan sehingga apapun yang kami kerjakan akan menjadi berkat buat hidup anda. Ucap Pdt Joop dalam mengakhiri khotbanya.
Usai Ibadah kegiatan di lanjutka Dengan sambutan oleh ketua pengurus oikumene kanwil Papua Hendrik Pagiling dalam arahanya menyampaikan beberapa agenda kegiatan yang akan di laksanakan dan jadwal ibadah.
-
Mari kita mendengar dan melakukan kebenaran firman tuhan yang telah kita dengar tadi, lakukanlah firman tuhan yang di dengar tadi sebagai bukti kehadiran Tuhan dalam kehidupan kita, Jangan hanya mendengar tetapi lakukan apa yang di katakan firman tuhan dalam bekerja sebagai seorang ASN dalam mendisiplinkan diri seperti yang telah di lakukan yusuf.
"Untuk itu Jadikanlah tempat anda bekerja sebagai ladan berkat bagi orang lain untuk itu bekerja saja semua berkat Tuhan sudah sediakan bagi setiap orang," pungkas Anthonius M Ayorbaba.