Ilustrasi
Karawang, NAWACITAPOST - Dinas Kesehatan kabupaten Karawang untuk sementara stok vaksin Covid-19 kosong sejak dua pekan lalu. Kekosongan stok vaksin Covid-19 itu juga dikeluhkan warga.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang Yayuk Sri Rahayu membenarkan kosong stok vaksin tersebut.
"Iya memang kosong ada sejak 2 mingguan lalu," ungkap Yayuk, Senin (24/10/2022).
Menurut Yayuk, sejak stok vaksin kosong pihaknya sudah mengirimkan surat pengajuan vaksin ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat.
"Insya allah hari ini akan datang tapi engga banyak dapatnya," katanya.
Selain itu, Yayuk juga menjelaskan bahwa dosis yang dikirimkan dari dari pusat sebanyak 1.002. Direncanakan, vaksin akan datang hari ini.
Setelah dipastikan datang, nantinya akan diumumkan ke media sosial agar masyarakat mengetahui jadwal pelaksanaan vaksinasi.
"Insya Allah kami akan buka tiga hari kedepan tapi nunggu vaksin datang dulu. Ada 1.002, kita buka dulu 200 setiap sentral," ujarnya.
Adapun sentra vaksinasi dipusat di dua lokasi saja, yakni kantor Dinas Kesehatan Karawang dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Technomart.
Masih kata Yayuk, Pemkab Karawang terus berupaya maksimal mengajukan dosis vaksin ke Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat.
Jauh dari sebelum stok vaksin habis selalu sudah langsung diajukan. Seperti, sekarang ini pihaknya mengajukan 50 ribu dosis.
"Tapi kami dapat kirimin hari ini 1.002 dosis. Pemda upaya maksimal ke provinsi maupun pusat agar stok terus tersedia," katanya.
Ina warga Karawang mengeluhkan stok vaksin Covid-19 Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang kosong.
Di sejumlah sentra pelayanan vaksinasi seperti di kantor Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Technomart kosong.
"Iya saya empat hari lalu datang ke Dinkes Karawang, stoknya kosong diarahkan ke MPP di Techomart juga kosong," jelasnya.
Ina menyebut, dia hendak vaksin booster sebagai syarat pekerjaan maupun untuk bepergian keluar kota.
"Saya buat booster, tapi stoknya kosong. Buat keperluan kerja sama naik kereta. Ya buat kesehatan saya juga," jelas dia.
Senada dengan warga lainnya, Priyanto menyebut hendak vaksin Covid-19 satu pekan lalu. Akan tetapi kosong baik di Puskesmas, kantor Dinkes Karawang maupun Mal Pelayanan Publik (MPP).
Pada kemarin dia mencoba mendatangi lagi kantor Dinkes Karawang, akan tetapi masih juga kosong.
"Belum ada-ada juga, kemarin di kantor Dinkes katanya dalam minggu-minggu ini ada tapi terbatas juga," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Endang Suryadi menjelaskan, terkait stok vaksin pihaknya sudah mengajukan ke pemerintah pusat.
"Kita sudah ajukan ke pemerintah pusat, informasi terbaru akan segera dikirim. Hari ini dari yang disampaikan ke kami, cuman memang stok yang dikirim engga banyak," pungkasnya.( Nurjaya Bachtiar)