Nganjuk, NAWACITAPOST.COM - Kegiatan outbound merupakan sebuah program atau permainan yang dirancang khusus bagi siswa sekolah untuk membangun dan meningkatkan sikap kedisiplinan dan kerja sama serta kekompakan antar kelompok dalam diri siswa-siswi
Oleh sebab itu Batiwanwil Koramil 0810/06 Kertosono, Kodim 0810/Nganjuk mengadakan kegiatan outbound bersama Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ulul Albab di Omah Reptile Nganjuk, Dusun Sambirobyong, Desa Jekek, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Kamis, (29/09/2022) pagi.
Informasi yang dihimpun jurnalis Nawacitapost.com kegiatan outbound dimulai sekitar pukul 07.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Serka Agus Santoso bersama dengan 3 (tiga) anggota Koramil 0810/06 Kertosono, Nganjuk.
-
Menurut Komandan Koramil (Danramil) 0810/06 Kapten Inf Mukhtar Isnaini melalui Serka Agus Santoso mengatakan bahwa, secara teoritis, dapat diartikan bahwa outbound adalah bentuk pembelajaran yang dapat dilakukan baik di alam terbuka atau tertutup, permainan yang dilakukan, yaitu menggabungkan antara kemampuan fisik, kecerdasan, serta kekuatan mental.
"Jadi kegiatan outbound di alam terbuka seperti ini dapat meningkatkan keberanian dalam bertindak maupun berpendapat, dalam bentuk pola pikir yang kreatif, selain itu juga bisa meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi," kata Agus Santoso yang biasa akrab disapa Agus.
Agus menambahkan bahwa, metode yang digunakan dalam kegiatan outbound tersebut adalah kegiatan belajar sambil bermain dengan mengedepankan interaksi dua arah, dengan harapan melatih para siswa-siswi belajar menangani dan menyelesaikan suatu persoalan secara individu maupun dengan bekerjasama secara berdisiplin.
-
"Dengan interaksi gotong-royong serta disiplin tersebut, niscaya semua permasalahan yang sulit jika ditangani secara individu akan mudah terpecahkan jika bersama, karena mereka semua kedepan adalah penerus pemimpin bangsa ini, dan semoga kegiatan yang diberikan bermanfaat, dengan disiplin mereka akan cepat dan tepat dalam merespon permasalahan dalam lingkungannya jika menjadi pemimpin kelak,” imbuh Agus.
Lebih lanjut Agus menjelaskan bahwa, dirinya memilih tempat tersebut (Omah Reptile Nganjuk red) selain outbound juga bisa memperkenalkan hewan atau predator khususnya ular dan yang lainnya.
"Artinya banyak cara untuk mengenalkan pentingnya peran hewan dalam kehidupan manusia, dan salah satunya adalah mendekatkan satwa itu pada manusia, jika itu dilakukan secara intens, mereka akan menyadari pentingnya kehadiran mereka," kata Agus.
-
Agus menjelaskan bahwa, dengan upaya tersebut siswa-siswi SDIT Ulul Albab akan kenal tentang berbagai macam reptil dan habitatnya, dari reptil berbisa seperti kobra sampai reptile sahabat petani.
"Jadi mereka tahu bahwa kalau ular itu tidak semuanya berbisa, justru ada ular yang bisa dijinakkan, dan ada bermacam macam reptile seperti tokek, biawak, dan masih banyak lainya," jelas Agus.
Agus juga berpesan kepada siswa apabila ada reptile liar diseputaran rumah atau hewan predator lainnya, agar memberitahukan kepada khususnya orang tua mereka, ataupun kepada orang yang ada disekitar bisa saudaranya," pungkasnya.(Skr/Sin)