Kamis, 4 Juni 2026

Lagislator Sedih, Masih Ada Warga Karawang Yang Kena Penderita Gizi Buruk

Photo Author
- Rabu, 15 Juni 2022 | 12:28 WIB
Anggota DPRD Rizka Restu Amalia, saat meninjau langsung kepada keluarga penderita gizi buruk.
Anggota DPRD Rizka Restu Amalia, saat meninjau langsung kepada keluarga penderita gizi buruk.

Karawang, NAWACITAPOST.COM - Akibat ramai dalam pemberitaan terkena penderita gizi buruk warga Desa Pasirjaya Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Jawa Barat, sehingga menjadi perhatian bagi anggota DPRD Karawang.

Anggota DPRD Karawang, Rizka Restu Amalia, saat meninjau langsung kepada keluarga penderita gizi buruk saat menerima laporan adanya keluarga yang menderita gizi buruk.

Adapun kondisi keluarga penderita gizi buruk tersebut cukup menghawatirkan karena lepas dari pantauan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

"Selain itu kondisi rumah juga sangat tidak layak huni ditambah kecilnya penghasilan keluarga, yang hanya cukup untuk makan sehari dua kali." Ungkap ,Rabu (15/6).

-


Selain itu, kata Riska setelah saya mendatangi kerumah bapak Engong memang saya mengkhawatirkan, 4 anak yang tumbuh berkembangnya berbeda dengan anak pada umumnya,karena akibat kurang makan yang bergizi

"Mengapresiasi peran aktif masyarakat sekitar yang turut bahu -membahu memberikan bantuan untuk keluarga Bapak Engong."

"Alhamdulillah, masyarakat sekitar rumah Bapak Engong aktif membantu keluarga mencukupi kebutuhan gizi mereka terutama anak-anaknya.

Kita juga ngumpulin donasi dan sekarang Bapak Engong sudah punya MCK walaupun alakadarnya."

"kami di Legislatif akan coba meminta dinas-dinas terkait untuk segera memberikan pertolongan untuk keluarga," singkatnya.

Berharap kejadian kurang Gizi tidak ada lagi bahkan tidakenimpa masyarakat Karawang yang lain, Jika menemukan keluarga yang mengalami gizi buruk, segera melapor ke Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang atau Desa .

"Masalah seperti ini harus segera diatasi, jangan dibiarkan berlarut-larut tanpa ada solusi konkrit, peran aktif masyarakat setempat khususnya pemdes juga sangat penting untuk membantu dan melapor ke dinas terkait.

"Karena penyakit gizi buruk ini erat kaitannya dengan kemiskinan, dan kemiskinan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua," jelasnya.

Rizka meminta kepada DPPKB, Dinkes dan Dinsos untuk turun langsung memberikan pembinaan dan bantuan.

"Masalah krusialnya sebenarnya bukan hanya gizi buruk saja, keluarga Bapak Engong/Wardam ini butuh pembinaan harus ada integrasi dari 3 OPD (DPPKB, Dinkes dan Dinsos," tandasnya.

(Laporan : Nurjaya Bachtiar)

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini