"Gelar Budaya di Gunung Ratu ini merupakan momen penting bagi Kabupaten Lamongan untuk menatap masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Pak Yes berharap, kedepannya area ini menjadi kawasan yang representatif, juga akan ada kajian ilmiah yang dilakukan sebagai bukti yang menegaskan keberadaan situs sejarah tersebut di Kabupaten Lamongan.
"Terima kasih kepada semua yang hadir dalam acara ini, kami mengharapkan support dan dukungan dari berbagai pihak untuk dapat mewujudkan kawasan Gunung Ratu yang representatif, juga kawasan wisata baik religi, maupun edukatif, budaya, dan kawasan wisata yang berhubungan dengan Perhutani," tandasnya.(*)
Ikuti dan dapatkan berita terupdate dari Sakera Kakanper PT Media Nawacita Indonesia (MNI) Nganjuk dan Kediri, Jawa Timur langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com melalui aplikasi Facebook silahkan klik disini, dan disini juga melalui aplikasi Twitter atau X silahkan klik disini pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu
Artikel Terkait
Salurkan Bantuan TJSL, Perhutani KPH Mojokerto Serahkan Hewan Qurban Kepada MDH Ngimbang
Peringatan Hari Bhayangkara ke-78, Perhutani Mojokerto bersama Polres Lamongan Lakukan Penanaman di Gunung Ratu
Turut Peringati Hari Bhayangkara ke-78, Perhutani KPH Mojokerto dengan TNI-Polri dan MDH Lakukan Penanaman Bersama
Ekspresikan Rasa Syukur dan Lestarikan Budaya Lokal, Perhutani KPH Mojokerto dan Warga Gelar Acara Sedekah Bumi
Dukung Swasembada Gula Nasional, Perhutani KPH Mojokerto Tunjukkan Komitmen Untuk PG Krebet Baru
Perkuat Ketahanan Pangan, Kodim Lamongan dan Perhutani Mojokerto Tinjau Sumber Mata Air
Terima Delapan Mahasiswa KKL dari Unja dan UPN Veteran Jawa Timur, Kepala Perhutani KPH Mojokerto Sampaikan Ini
Sambut Hari Pramuka, Perhutani Mojokerto dan Kwarcab Lamongan Persiapkan Bumi Perkemahan