NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya mempertahankan nilai sejarah kota lama dengan melakukan penataan komprehensif.
Revitalisasi dilakukan di tiap zona, seperti zona Eropa, Pecinan, dan Arab, dengan tujuan mengintegrasikan tiap kawasan untuk menawarkan destinasi wisata heritage yang menarik.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menekankan pentingnya pelestarian nilai sejarah dalam pembangunan kota. "Rekaman cerita masa lalu itu tak boleh lenyap begitu saja, warga Surabaya harus tetap mendapat edukasi terhadap nilai sejarah," ujarnya.
Pemkot Surabaya juga telah berkoordinasi dengan Kementerian BUMN untuk mengelola bangunan yang tidak terpakai di kawasan kota lama, dengan tujuan memanfaatkannya sebagai ruang pengembangan bisnis bagi anak muda di Kota Surabaya.
Transportasi umum seperti Suroboyo Bus dan feeder Wira-Wiri Suroboyo juga telah disiapkan untuk memudahkan wisatawan menuju ke kota lama.
"Kita manfaatkan bus dan Wira-Wira adalah dari tempat luar menuju ke kota lama. Kalau becak dari kota lama berputar di kota lama," jelasnya.
Baca Juga: Langgar SE Walikota, Satpol PP Surabaya Segel 2 RHU Sita 24 Botol Mihol
Kabid Bangunan Gedung, Iman Kristian, menjelaskan bahwa pekerjaan penataan kawasan kota lama Surabaya sedang berlangsung secara progresif.
"Di Taman Sejarah, kita sudah berproses untuk pembuatan konstruksi-konstruksinya. Estimasi bulan Mei 2024 sudah selesai semua yang berkaitan dengan Taman Sejarah," katanya.
Pada zona Pecinan, pekerjaan dilakukan di area pedestrian dengan pemasangan box untuk menyimpan infrastruktur kabel utilitas di bawah tanah. Di Jalan Panggung, lampu hias akan diganti dengan lampu gantung dan lampu tempel di dinding untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki.
Baca Juga: Surabaya Jadi Inspirasi, Magetan Adopsi SAKIP dan E-Planning
Dalam upaya menjadikan Kalimas Timur sebagai destinasi kuliner unggulan, relokasi pedagang dari Jalan KH Mas Mansyur telah dilakukan. Wali Kota Eri memiliki misi agar Kalimas Timur dapat menjadi destinasi wisata kuliner andalan Kota Surabaya.
Revitalisasi juga dilakukan di zona Arab di kawasan Ampel dengan pekerjaan yang telah selesai di Serambi Ampel. "Ini adalah kado istimewa bagi warga saat Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) nanti," tambahnya.
Artikel Terkait
Takbir Keliling, Walikota Eri Himbau Tak Pakai Motor
Waspada Mudik Lebaran, Wali Kota Surabaya Minta Warga Laporkan Aktivitas Mencurigakan
Surabaya Jadi Inspirasi, Magetan Adopsi SAKIP dan E-Planning
Langgar SE Walikota, Satpol PP Surabaya Segel 2 RHU Sita 24 Botol Mihol
Green Force Run 2024 Gelar Rute di Kota Lama Surabaya, Wali Kota Eri: Dorong Pertumbuhan Sport Tourism