Sabtu, 18 Juli 2026

Mahasiswa Polije Sulap Limbah Kulit Singkong Jadi Mie Sehat Bernilai Jual

Photo Author
Ninis Indrawati, Nawacita Post
- Minggu, 17 Mei 2026 | 16:34 WIB

KAWALSURABAYA.COMMahasiswa Politeknik Negeri Jember menciptakan inovasi pangan unik berupa mie sehat berbahan limbah kulit singkong. Produk bernama Miona itu mencuri perhatian dalam pameran UMKM dan inovasi di Jember.

“Biasanya kulit singkong dibuang begitu saja. Padahal masih punya kandungan serat dan pati yang bisa diolah jadi makanan sehat dan bernilai jual,” ujar mahasiswa penggagas Miona, Anggi.

Menurut Anggi, ide tersebut muncul karena Jember dikenal sebagai sentra tape singkong sehingga limbah kulitnya melimpah. Dari situ, timnya mencoba menghadirkan konsep sirkular agri industri berbasis bahan lokal ramah lingkungan.

“Limbah jangan hanya dilihat sebagai sampah. Kami ingin membuktikan kulit singkong bisa jadi produk modern yang menarik dan ekonomis,” tegasnya.

Ia menjelaskan proses pengolahan dilakukan ketat agar aman dikonsumsi. Kulit singkong bagian dalam dicuci memakai garam dan cuka, lalu dibilas berulang untuk mengurangi kandungan asam sianida sebelum direbus dan diolah jadi adonan mie.

“Prosesnya panjang karena kami harus memastikan aman. Setelah direbus sekitar satu jam, baru diblender menjadi bahan dasar mie,” jelas Anggi.

Saat ini Miona dipasarkan lewat media sosial dan berbagai event kampus maupun festival UMKM. Produk tersebut dijual Rp9 ribu untuk kemasan instan dan Rp12 ribu untuk varian siap saji.

“Kami aktif promosi lewat Instagram dan pameran agar masyarakat tahu kalau limbah pangan juga bisa jadi produk sehat yang layak konsumsi,” tambahnya.

Ketua MAKI Jatim Korwil Jawa Timur, Heru Satryo, mengapresiasi kreativitas mahasiswa Polije tersebut. Ia menilai inovasi Miona menjadi contoh nyata pengembangan ekonomi hijau berbasis potensi lokal.

“Ini luar biasa. Anak muda sudah mampu melihat limbah sebagai peluang. Kalau didukung serius, produk seperti ini bisa jadi ikon baru Jember bahkan produk unggulan nasional,” tegas Heru. ***

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini