Minggu, 19 Juli 2026

DPRD Surabaya: : Sosialisasi Kampung Pancasila Harus Tembus RT-RW

Photo Author
M. Suud, Nawacita Post
- Senin, 20 April 2026 | 23:36 WIB
Agus Mashuri, Anggota Komisi D DPRD Surabaya.
Agus Mashuri, Anggota Komisi D DPRD Surabaya.

NAWACITAPOST.COM – Program Kampung Pancasila terus dimatangkan Pemkot Surabaya. ASN dan pemuda mulai dilibatkan untuk mempercepat implementasi di seluruh wilayah Kota Pahlawan.

Langkah ini mendapat apresiasi dari DPRD Surabaya. Namun, legislatif mengingatkan agar program tidak hanya berjalan di atas kertas tanpa pemahaman yang merata di masyarakat.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri, menegaskan pentingnya sosialisasi yang masif hingga tingkat paling bawah agar tujuan program benar-benar dipahami warga.

“Apapun program pemerintah, harus dibarengi sosialisasi maksimal. Tidak hanya dari wali kota ke dinas, tapi harus sampai tingkat kelurahan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, kelurahan menjadi ujung tombak penyampaian informasi. Dari sana, pemahaman harus diteruskan ke RT dan RW agar tidak terjadi salah tafsir di tengah masyarakat.

“Karena banyak warga itu belum tahu apa sih tujuan dari dibentuknya Kampung Pancasila,” tegas politisi PPP tersebut.

Ia menilai, dasar-dasar program harus dipahami lebih dulu sebelum dijalankan. Tanpa pemahaman, dikhawatirkan implementasi di lapangan tidak berjalan efektif.

“Dasar-dasar itu harus dipahami dulu dari tingkat kelurahan, RT, RW, agar bisa disosialisasikan lebih luas lagi,” imbuhnya.

Agus juga menyoroti banyaknya program Pemkot yang belum sepenuhnya dipahami masyarakat. Kondisi ini dinilai bisa menghambat keberhasilan kebijakan yang sudah dirancang.

“Kalaupun ASN dan pemuda dilibatkan, harus koordinasi dengan kelurahan. Samakan persepsi dulu sebelum disampaikan ke warga,” paparnya.

Ia mendorong adanya alur komunikasi yang jelas, mulai dari kelurahan hingga ke lingkungan warga, agar pesan program tidak terputus di tengah jalan.

Selain itu, Agus mendukung pelibatan pemuda dalam program ini sebagai bagian dari regenerasi dan tanggung jawab sosial menjaga kondusifitas kota.

“Pemuda harus dilibatkan sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga lingkungan dan ikut membangun Surabaya,” pungkasnya. (Adv)

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini