Minggu, 19 Juli 2026

R-APBD 2026: Fokus DPRD pada Kinerja dan Pembinaan Satpol PP

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:44 WIB

NAWACITAPOST.COM - DPRD Surabaya Soroti Kinerja Satpol PP, Tekankan Pembinaan SDMKetua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan pentingnya fokus pada pembinaan sumber daya manusia Satpol PP saat rapat pembahasan APBD 2026, Selasa (21/10/2025).

“Hari ini kami melakukan pembahasan untuk APBD kaitannya dengan Satpol PP. Ini tidak hanya soal anggaran, karena anggaran Satpol PP kan terkoreksi turun. Tahun 2025 diajukan sebesar Rp155 miliar, sedangkan di tahun 2026 menjadi Rp151 miliar,” jelas Yona.

Satpol PP Diminta Maksimalkan Personel dan Perkuat LinmasYona menjelaskan, dengan total 1.477 personel, anggaran harus diarahkan untuk meningkatkan kapasitas mereka. Meski ada moratorium PPPK, semangat petugas kontrak harus tetap dijaga.

“Dengan adanya moratorium PPPK yang sempat dikeluarkan pemerintah, kami menekankan agar hal itu tidak menurunkan semangat kerja rekan-rekan Satpol PP yang masih berstatus kontrak,” kata Yona.

Ia juga mengungkap program pendayagunaan kembali personel Satpol PP sebagai tenaga Linmas di 31 kecamatan dan 153 kelurahan. Dari 1.477, sebanyak 657 personel dialokasikan untuk ini.

“Program ini bukan rekrutmen baru, tapi memfungsikan kembali kawan-kawan Satpol PP yang sudah ada. Kami mencermati, saat ini rata-rata setiap kecamatan hanya mendapat 12 personel. Jumlah itu tentu kurang,” ujarnya.

DPRD Sebut Satpol PP Harus Lebih Inisiatif dan TegasYona menyoroti pentingnya kepekaan dan inisiatif Satpol PP sebagai penegak perda, terutama pasca beberapa kasus menonjol seperti tindakan asusila dan pesta di Surabaya.

“Dengan kekuatan 1.104 personel yang ada, Satpol PP seharusnya bisa menjadi inisiator program. Mereka ini penegak perda, jadi harus punya kepekaan dan inisiatif untuk bergerak lebih dulu sebelum aparat penegak hukum lainnya,” tegasnya.

Ia juga menuntut ketegasan Kasatpol PP terhadap anggota yang tidak disiplin dan kinerja rendah.

“Harus ada sikap tegas terhadap anggota Satpol PP yang kualitasnya kurang atau sering melakukan pelanggaran. Dari 637 tenaga kontrak yang menjadi garda terdepan, jangan yang seperti itu yang justru dipertahankan,” pungkasnya. ***

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini