NAWACITAPOST.COM - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, atau yang akrab disapa Gus Muhdlor, mengumumkan sayembara untuk menentukan nama, tagline, logo, dan maskot untuk RSUD Sidoarjo.
Sayembara ini dibuka untuk seluruh masyarakat dengan total hadiah senilai Rp. 51 juta.
Gus Muhdlor mengungkapkan bahwa RSUD Sidoarjo saat ini belum memiliki nama khusus seperti rumah sakit daerah pada umumnya.
Baca Juga: Puluhan Ribu Kader Banteng se-Jatim Hadiri Kampanye Ganjar di GOR Sidoarjo
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-165, dia berharap RSUD dapat memiliki identitas khusus yang melambangkan kebesaran Kota Delta.
"Kami mengadakan sayembara ini agar RSUD Sidoarjo, yang merupakan bangunan yang bagus, juga diiringi dengan nama yang bagus sebagai identitas kota Sidoarjo," ujar Gus Muhdlor usai berdiskusi dengan Drs. Win Hendrarso pada Senin (22/1).
Gus Muhdlor juga mengajak berbagai kalangan untuk menjadi dewan juri dalam sayembara ini. Dia menjelaskan, "Nanti pemenang akan dipilih sesuai penilaian dewan juri.
Baca Juga: Bersama Forwas Institute Tiga SMPN Sidoarjo Jadi Percontohan Sekolah Toleransi
Segala hasil karya mutlak menjadi milik panitia dan keputusan mana yang terpilih sepenuhnya menjadi hak dewan juri."
Berikut adalah nama-nama dewan juri dalam sayembara ini:
- H. Ahmad Muhdlor, S.IP (Bupati Sidoarjo)
- Drs. Win Hendrarso, M.Si (Bupati Sidoarjo Periode Tahun 2000 - 2010)
- F.X. Sukarno (Budayawan Sidoarjo)
- dr. Widodo J.P, M.S., M.PH., Dr.PH. (Konsultan Manajemen Perumahsakitan)
- Rabendra Yudistira Alamin, S.T., M.Ds (Dosen DKV ITS Surabaya)
Baca Juga: 50 SMP Sidoarjo Menuju Sekolah Toleransi
Plt. Direktur RSUD Sidoarjo, Syamsu Rahmadi, menjelaskan bahwa rebranding RSUD Sidoarjo terbuka untuk umum dan tanpa biaya pendaftaran.
"Semua bisa ikut, semua bisa berpartisipasi. Hal ini sebagai bentuk bahwa RSUD Sidoarjo ini milik bersama, jadi masukan semua masyarakat akan kami terima demi kemajuan RSUD Sidoarjo yang lebih baik," ucapnya.
Syamsu merinci kriteria sayembara, di antaranya setiap hasil karya wajib memiliki filosofi yang mencerminkan ruh Sidoarjo, font bebas, tidak mengandung unsur SARA dan pornografi, serta harus sesuai dengan kesusilaan dan ketertiban umum.
Artikel Terkait
Kabel Bergelantungan Hilang, Alun-Alun Sidoarjo Berkilau Setelah Sentuhan Bupati
Bersama Forkopimda Sidoarjo Cek Pos Pelayanan dan Pengamanan Tahun Baru 2024
Di Pasar Krian Lama Sidoarjo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil
50 SMP Sidoarjo Menuju Sekolah Toleransi
Operasi Lilin Semeru 2023, Polresta Sidoarjo Sabet Penghargaan dari Kapolda Jatim
Bersama Forwas Institute Tiga SMPN Sidoarjo Jadi Percontohan Sekolah Toleransi
Puluhan Ribu Kader Banteng se-Jatim Hadiri Kampanye Ganjar di GOR Sidoarjo
Hajatan Rakyat di Sidoarjo, Ribuan Kader Banteng Surabaya Bergembira Bersama Ganjar Pranowo