Minggu, 19 Juli 2026

Liburan Sekolah, Ghofar Ismail: Keamanan dan Kenyamanan di Tempat Wisata Harus Jadi Prioritas Pemkot Surabaya

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Selasa, 25 Maret 2025 | 21:59 WIB
Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Ghofar Ismail (Nawi)
Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Ghofar Ismail (Nawi)

NAWACITAPOST.COMLiburan sekolah telah tiba, dan sejumlah tempat wisata di Surabaya mulai dipadati pengunjung. Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran dan Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjadi destinasi favorit warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, di balik meningkatnya jumlah wisatawan di kota Pahlawan, muncul kekhawatiran terkait keamanan, kenyamanan, dan keselamatan para pengunjung.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Ghofar Ismail, mengingatkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) tidak hanya fokus pada keuntungan ekonomi dari sektor pariwisata, tetapi juga memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung.

"Pemkot harus bertanggung jawab terhadap keamanan, kenyamanan, dan keselamatan para wisatawan, baik dari ancaman kejahatan maupun risiko kecelakaan di wahana permainan," ujar Ghofar Ismail, Selasa (25/3).

Baca Juga: Aksi Demo di Grahadi Berujung Ricuh, Arif Fathoni Serukan Perlindungan Jurnalis dan Stop Perusakan Fasum

Menurutnya, wahana bermain anak-anak menjadi perhatian khusus karena sering kali menjadi titik rawan kecelakaan jika tidak diawasi dengan baik.

"Terutama tempat-tempat hiburan yang menggunakan alat-alat bermain untuk anak-anak. Ini yang harus kita waspadai bersama," tambahnya.

Selain aspek keselamatan, Ghofar juga menyoroti permasalahan parkir liar yang sering ditemukan di sekitar lokasi wisata. Ia meminta Dinas Perhubungan Kota Surabaya untuk lebih tegas dalam menertibkan parkir ilegal yang merugikan masyarakat.

Baca Juga: Pengawasan Miras Lemah, DPRD Surabaya Desak Pemkot Bertindak Tegas

"Kami berharap kepada Pemkot, terutama Dinas Perhubungan, agar lebih memperhatikan masalah parkir liar. Jangan sampai ada oknum yang bermain di sektor parkir. Semua aktivitas parkir harus memiliki karcis resmi agar dapat masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD)," tegasnya.

Ia menekankan bahwa manajemen parkir yang tertib akan memberikan keuntungan bagi kota sekaligus meningkatkan kepuasan wisatawan dalam menikmati fasilitas yang ada.

"Yang penting adalah memastikan para pengunjung merasa aman dan nyaman selama berwisata. Itu yang harus menjadi fokus utama," pungkasnya. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini