Pasalnya, dengan semakin banyaknya wajib pajak yang melakukan balik nama kendaraan, legalitas kepemilikan kendaraan pun menjadi lebih jelas.
Selain itu, salah satu daya tarik utama dari program ini adalah penghapusan tunggakan pajak dan denda, termasuk denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
"Total kendaraan yang memiliki tunggakan di Karawang masih sekitar 384 ribu unit. Ini kesempatan yang tidak boleh dilewatkan, karena program ini hanya berlaku hingga 6 Juni 2025," tegas Hendrian.(Nurjays Bachtiar)