Minggu, 19 Juli 2026

Saat Kunjungi Majalengka, Menhut Apresiasi Kelompok Tani Sukses Kelola Hutan Jadi Ekonomi Hijau

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Rabu, 12 Maret 2025 | 17:48 WIB
Caption : Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni saat berdialog dengan para kelompok Tani di Majalengka
Caption : Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni saat berdialog dengan para kelompok Tani di Majalengka

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Dalam kunjungannya ke Kabupaten Majalengka, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh para kelompok Tani yang sukses mengelola hutan menjadi lahan produktif.

Raja Juli Antoni terlihat senang saat berdialog dengan para kelompok Tani yang mencurahkan pengalamannya dalam mengelola kawasan hutan lindung menjadi lebih produktif.

"Alhamdulillah, wa syukurillah, saya didamping oleh Pak Wakil Bupati dan Pak Kepala Dinas tadi, Kepala BP2SDM hari ini tadi bertemu dengan dua kelompok tani yang sudah berhasil merubah lahan hutan menjadi produktif," ungkap Raja Juli Antoni, Rabu (12/03/2025).

Dipertemuan itu, Menhut berjumpa dan berdialog dengan KTH Mekar Jaya yang kedua, Rimba Raya Lestari dimana para kelompok Tani itu masing-masing ngolah sekitar 180 hektare dan sekitar 300 an hektare.

Dalam kesempatan itu, Raja Juli mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh para KTH dengan menghidupkan lumbung pangan yang menjadikan sumber ekonomi hijau di Kabupaten Majalengka.

"Alhamdulillah, tadi sudah panen Mangga dan Porang terutama Mangga nya juga tadi sudah bisa ekspor, cukup produktif tinggal masih ada keluhan tadi tentang pupuk ini juga terkait dengan CPCL di Pertanian," ujar Raja Juli Antoni, Rabu (12/03/2025).

Terkait adanya keluhan para petani, dirinya mengaku akan segera melakukan kordinasi dengan stakeholder terkait sehingga dapat teratasi secepatnya.

"Hal itu akan coba kita selesaikan sama-sama Pak Wakil Bupati juga sudah di bicarakan mungkin nanti Dinas Pertanian," ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong instansi pemerintah lainnya untuk dapat membantu mendorong para pelaku tani untuk berdaya saing tinggi terutama dalam pengolahan hasil pertanian.

"Nanti mungkin juga yang terkait dengan membantu hilirisasi hasil tanaman ini apakah menjadi keripik, mungkin dari UMKM yang bisa membantu pembinaan masyarakat," ucapnya.

Soal perhatian pemerintah terhadap para KTH tersebut, dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Pusat maupun daerah akan concern membantu untuk meningkatkan kualitas produksi hasil pertanian dengan harapan terciptanya sumber sumber ekonomi hijau di Majalengka.

"Intinya sebenarnya kolaborasi ini kalau seluruh kementerian, pusat, daerah, provinsi kerja bareng dengan kelompok tani yang sudah terhubung Insya Allah, masyarakat kita bisa lebih baik," tandasnya.(Defri Adriansyah)

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini