Kamis, 4 Juni 2026

Launching Program Ngalayan Bakti dan Satset, Wujud Eman Kikis Pelayanan Buruk Rumah Sakit Daerah

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Senin, 10 Maret 2025 | 17:02 WIB
Caption : Bupati Majalengka Eman Suherman didampingi Wakil Bupati saat konferensi pers setelah launching Program Ngalayan Bakti dan Satset
Caption : Bupati Majalengka Eman Suherman didampingi Wakil Bupati saat konferensi pers setelah launching Program Ngalayan Bakti dan Satset

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Banyaknya keluhan dan masukan dari masyarakat tentang pelayanan kesehatan yang kurang baik di UPTD dan Rumah sakit daerah yang berada di Majalengka menjadi 'PR' bagi Bupati Majalengka.

Dalam Launching program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Majalengka inovasi Ngalayan Bakti dan Satset, Eman Suherman mengakui bahwa kualitas pelayanan tak cukup hanya dengan keahlian dan akreditasi—tapi attitude harus berubah.

"Ini bagian dari curhatan publik yang kepada saya. Ternyata tidak cukup, ilmu saja dikuasai, keahlian dikuasai, kalau attitude-nya tidak dimiliki."

"Saya ingatkan, mereka bukan tidak tahu, hanya saya mengingatkan, yang namanya orang datang ke rumah sakit, itu kan berbagai macam persoalan dibawa oleh dia ," ungkap Eman yang didampingi Wakil Bupati Majalengka, Senin (10/03/2025).

Kondisi yang terjadi itu, kian menjadi concern Eman Suherman dalam pembenahan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Majalengka.

"Sering ada curhatan soal pelayanan di RS Majalengka, Cideres, Talaga. Saya akui mereka sudah punya akreditasi paripurna, tapi kalau petugasnya judes, tetap saja publik kecewa," ucapnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa rumah sakit bukan sekadar tempat berobat, tapi juga ruang pelayanan yang harus bersahaja.

Peringatan ini bukan sekadar formalitas. Eman sudah menyiapkan tim pemantau untuk mengevaluasi pelayanan di lapangan.

"Saya mantau. Saya punya tim untuk melihat bagaimana ini berjalan baik atau tidak," tegasnya.

Tak hanya pengaduan secara resmi yang terdapat di Rumah Sakit atau UPTD kesehatan, Eman Suherman juga mengakui dirinya sebanyak 24 jam membuka laporan masyarakat.

"Siapa pun yang masih mengalami pelayanan buruk, laporkan ke saya. Bisa lewat media sosial atau langsung," tandasnya.(Defri Ardiansyah)

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini