Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Kerap dicap selalu membuat macet, Tugu Kujang yang berada Lampu merah Kadipaten akhirnya dibongkar oleh UPTD Pengelola Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang.
Pembongkaran sendiri berdasarkan Keputusan pembongkaran pada tanggal 28 Februari 2025 melalui surat bernomor 134/PUR.11.06/PJ2WP VI. Surat tersebut ditujukan kepada Kapolres Majalengka sebagai tindak lanjut atas permohonan pembongkaran yang diajukan oleh Bupati Majalengka pada 2023 lalu.
Menindaklanjuti surat dari Bupati Majalengka nomor: PU.00.01.01/334/DPUPR tanggal 22 Pebruari 2023 perihal permohonan pembongkaran pulau lalu lintas di persimpangan Kadipaten.
Diketahui bahwa sebelumnya, Bupati Majalengka periode 2018-2023 Karna Sobahi sudah meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membongkar tugu tersebut.
Menurut Karna Sobahi, keberadaan tugu itu lebih banyak menimbulkan dampak negatif daripada manfaat bagi pengguna jalan.
Perempatan Kadipaten sendiri merupakan jalur utama yang menghubungkan Bandung-Cirebon serta Indramayu-Kuningan. Selain itu, persimpangan ini juga menjadi akses utama bagi warga yang hendak masuk ke Tol Cipali melalui GT Kertajati atau menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Sejak dibangun pada 2017, Tugu Kujang kerap dianggap sebagai biang dari kemacetan, terutama saat arus mudik Lebaran. Letaknya yang berada persis di tengah perempatan membuat lalu lintas tersendat, terlebih karena berdekatan dengan pasar yang semakin menambah kepadatan kendaraan. Warga pun menyambut baik pembongkaran ini.
Dengan adanya pembongkaran itu, diharapkan arus kendaraan dari berbagai arah bisa bergerak lebih lancar, khususnya menjelang puncak arus mudik Lebaran.
Saat ini, masyarakat menunggu langkah selanjutnya dari pemerintah dalam menata kembali kawasan strategis ini agar lebih fungsional dan nyaman bagi pengguna jalan.
Sebagaimana saat ditemui dilokasi, pengguna jalan sepeda motor, Abdul Qadir (42), dia sangat mengapresiasi langkah pemerintah dalam pembongkaran tugu sendiri.
Pasalnya, menurut dia, dengan pembongkaran tugu menjadi solusi dari mengurai kemacetan yang kerap terjadi di lampu merah Kadipaten.
“Ini efeknya pasti bagus buat arus lalu lintas. Karena selama ini, tugu itu justru membuat kemacetan semakin parah. Sekarang tinggal lihat, semoga setelah dibongkar benar-benar bikin jalan lebih lancar," ujar Abdul Qadir, Minggu (09/03/2025).
Ditempat yang sama, Neni (30), dia juga meminta Pemerintah untuk dapat melakukan penataan ulang terkait jalan dan yang utama adalah penataan pedagang dikawasan strategis pasar kadipaten. Dengan harapan lokasi tersebut dapat terlihat indah dan rapih.
"Tugu sudah dilakukan pembongkaran, tapi kalau penataan yang lainnya belum ada rencana, jadi akan sia sia. Modelnya kaya pasar, kerap macet dan penataan pedagang nya juga harus rapih," tandasnya (Defri Ardiansyah)