berita-peristiwa

Siap-siap ! Fenomena 'Blue Moon' Akan Hiasi Malam di Tanah Air

Jumat, 20 Agustus 2021 | 12:02 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTFenomena bulan biru atau Blue Moon akan menerangi langit Indonesia pada pekan ini, Minggu (22/08/2021). Hal ini disampaikan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Dilansir melalui akun twitter @LAPAN_RI, kiranya terdapat dua definisi yang berbeda mengenai bulan biru. Lantas seperti apa perbedaan dua definisi tersebut ? Pertama, Bulan Biru Musiman (Seasonal Blue Moon), yakni Bulan purnama ketiga dari salah satu musim astronomis yang di dalamnya terjadi empat kali Bulan purnama.

Kedua, Bulan Biru Bulanan (Monthly Blue Moon), yakni Bulan purnama kedua dari salah satu bulan di dalam kalender Masehi yang di dalamnya terjadi dua kali Bulan purnama. Sementara purnama pada 22 Agustus mendatang termasuk ke dalam Bulan Biru Musiman.

Pada 22 Agustus mendatang bulan biru yang bakal menyambangi Tanah Air merupakan bulan biru musiman, yakni bulan purnama ketiga dari salah satu musim astronomis yang di dalamnya terjadi empat kali Bulan Purnama. Dalam Almanak Petani Maine di Amerika Serikat, purnama itu dikenal dengan Purnama Sturgeon.


Asal muasal sejarah dari penamaan Purnama Biru sebenarnya masih simpang siur, namun kebanyakan pihak menganggapnya sebagai kesalahan interpretasi. Banyak orang meyakini istilah Bulan Biru dimaknai sebagai sesuatu yang terjadi sangat langka berasal dari kabut asap dan abu vulkanik letusan gunung berapi yang mengubah Bulan menjadi berwarna kebiruan.








Istilah ini sudah ada setidaknya sejak 400 tahun lalu yang diungkapkan oleh seorang penutur cerita rakyat asal Kanada. Dr. Philips Hiscock, mengusulkan penyebutan Bulan Biru bermakna bahwa ada hal yang ganjil dan tidak akan pernah terjadi.




Bulan biru musiman terjadi setiap dua hingga tiga tahun sekali, tercatat sebelumnya purnama itu pernah terjadi pada 19 Mei 2019 dan 22 Mei 2016. Soal waktu terjadinya bulan biru, diperkirakan terjadi sekitar awal Masehi, karena rata-rata lunasi sebesar 29,53 hari lebih pendek dari 11 bulan dalam kalender Masehi.

 

Saksikan pula berita lainnya di YouTube Kami !

https://www.youtube.com/watch?v=1YZsq27B7QY

Tags

Terkini