NAWACITAPOST.COM — Diduga disebabkan pembakaran sampah hingga menjalar ke sejumlah petasan jenis kembang api, dua rumah di Jalan Gatot Subroto, Desa Kutorejo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, dilalap si jago merah, pada Senin (19/1/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan lapangan, tim siaga 2 pemadam kebakaran Kabupaten Nganjuk, bersama jajaran TNI Polri, ikut serta memadamkan api yang bekerjasama dengan masyarakat hingga pemilik rumah.
Jeda waktu beberapa menit kemudian, satu unit kendaraan pemadam kebakaran Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tiba di lokasi kejadian, dan api bisa dipadamkan seketika.
Baca Juga: KPH Nganjuk Sempat Minta Takedown Berita, Doktor Prayogo Laksono Buka Suara
Fikky Ferdianzah yang bersebelahan dengan rumah pedagang petasan dan menjadi korban kebakaran tersebut menyampaikan dirinya tidak mengetahui awal api menyala, yang diketahui bahwa petasan sudah menyala semua.
"Kalau kronologinya saya tidak tahu, tahunya itu, petasan itu sudah nyala semua, di sana itu sudah tidak satu petasan saja yang nyala. Yang tahu pertama kali itu tukang becak," kata pria yang akrab disapa Fikky.
Menurut Fikky pemilik rumah pedagang petasan tersebut sulit diajak bicara, bahkan ketika dilaporkan hingga ke tingkat pemerintahan Desa Kutorejo juga tidak direspon.
Baca Juga: Diduga Dijual Diatas HET, Harga Pupuk Subsidi di Gondang Nganjuk Capai Harga Rp200.000
"Yang jelas anak ini memang sulit diajak komunikasi, tidak bisa dikasih tahu, ditegur pun tidak bisa, saya lapor ke Desa Kutorejo, tanggapan dari Kepala Dusun Desa Kutorejo, dan perangkatnya tidak ada respon sama sekali," ucap Fikky kepada wartawan Nawacitapost.com.
Fikky menambahkan bahwa dirinya sudah melapor ke pemerintahan desa berulang kali, mulai dari perilakunya yang merugikan masyarakat di sekitarnya.
"Nama lengkapnya saya tidak tahu, namun biasa yang saya ketahui berinisial F," imbuhnya.