NAWACITAPOST.COM - Senin pagi (22/1/2024), Lumajang, Jawa Timur, mengalami gempa magnitudo 4,1 pada pukul 04.29.44 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lokasi gempa berada pada koordinat 9.23LS, 112.94BT, dengan kedalaman 10 km, berlokasi 126 kilometer barat daya Lumajang Jatim.
Meskipun belum ada laporan kerusakan akibat gempa, BMKG tetap mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan.
Baca Juga: Ketua Umum GMKI Jefri Gultom hadiri pelantikan GMKI Singaraja Bali
Seiring dengan itu, BMKG memberikan panduan antisipasi dan langkah-langkah yang perlu diambil sebelum, saat, dan setelah gempa bumi.
Antisipasi Gempa Bumi:
Sebelum terjadinya gempa, BMKG menyarankan langkah-langkah berikut:
- Memastikan bahwa struktur dan letak rumah dapat terhindar dari bahaya, seperti longsor atau likuefaksi.
- Mengetahui lokasi tempat paling aman untuk berlindung di lingkungan tempat bekerja.
- Belajar melakukan pertolongan pertama (P3K) dan penggunaan alat pemadam kebakaran.
- Mencatat nomor telepon penting yang dapat dihubungi saat terjadi gempa.
- Menyusun perabotan agar dapat menempel kuat pada dinding untuk menghindari kerusakan.
- Menyiapkan alat-alat penting seperti kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan, dan air.
Saat Terjadi Gempa Bumi:
Baca Juga: Rektor UNESA Cak Hasan Dapat Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga KONI Jatim
- Jika berada dalam bangunan, melindungi badan dan kepala dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, mencari tempat yang aman, dan lari ke luar jika memungkinkan.
- Jika berada di luar bangunan, menjauhi struktur tinggi dan hindari tempat yang dapat menyebabkan bahaya.
- Jika sedang mengendarai mobil, keluar dari mobil dan menjauhinya.
- Jika tinggal di daerah pantai, menjauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
- Jika tinggal di daerah pegunungan, hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Setelah Terjadi Gempa Bumi:
Baca Juga: Hotel Vasa bersama AWS Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Kelurahan Jepara
- Jika berada di dalam bangunan, keluar dari bangunan tersebut dengan tertib, hindari menggunakan tangga berjalan atau lift, lakukan P3K, dan mintalah pertolongan jika ada yang terluka.
- Memeriksa lingkungan sekitar untuk mengantisipasi kebakaran, kebocoran gas, atau gangguan listrik.
- Tidak memasuki bangunan yang telah terkena dampak gempa karena masih berpotensi reruntuhan.
- Tidak berjalan di sekitar area gempa untuk menghindari bahaya susulan.
- Mendengarkan informasi terkini melalui radio dan tidak terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
- Mengisi angket dari instansi terkait untuk membantu menilai seberapa besar kerusakan yang terjadi.
BMKG juga menekankan pentingnya tetap tenang dan berdoa untuk keselamatan semua.