NAWACITAPOST.COM - BPJS Ketenagakerjaan mengadakan sosialisasi dan aktivasi aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) kepada para karyawan Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan pada Jumat, 15 November 2024.
Kepala Kantor Cabang Lamongan, Hadi Susanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dan komunikasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan perusahaan. “JMO adalah layanan digital yang memudahkan peserta untuk berkomunikasi langsung dengan kami,” ujarnya.
Melalui aplikasi ini, peserta dapat memanfaatkan berbagai fitur unggulan, seperti pengecekan saldo Jaminan Hari Tua (JHT), pengajuan klaim secara daring, hingga layanan tambahan lainnya. Aplikasi JMO menjadi terobosan adaptif yang menawarkan solusi praktis sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Dorong Penggunaan Aplikasi JMO
“Dengan JMO, peserta dapat memantau status kepesertaan, rincian pembayaran iuran, serta saldo JHT. Selain itu, aplikasi ini juga membantu peserta memastikan perusahaan membayar iuran tepat waktu, upah yang dilaporkan sesuai, dan program yang diikuti,” tambah Hadi.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Cabang Bojonegoro, Rd Edi Sasono, menyatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk mempercepat proses klaim agar dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
“Kami menghadirkan kemudahan melalui layanan digital JMO yang bisa digunakan oleh seluruh peserta. Dalam kegiatan ini, sebanyak 200 peserta berhasil mengecek saldo mereka melalui JMO,” ungkap Edi.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Tuban Tingkatkan Standar Pelayanan PLKK
Aplikasi JMO tidak hanya berfungsi sebagai platform informasi, tetapi juga mempermudah pengajuan klaim JHT. Untuk menggunakan aplikasi ini, peserta cukup mendaftar dengan alamat email dan nomor telepon terkini. Peserta juga harus memastikan data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta Nomor Induk Kependudukan (NIK) sudah valid.
Dengan adanya aplikasi ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap layanan kepada peserta menjadi semakin mudah dan cepat diakses. ***
Artikel Terkait
Langkah Nyata Pemkab Tuban: 1.875 Nelayan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan Tuban Tingkatkan Standar Pelayanan PLKK
Bantu Stok Darah RSUD Dr. Soetomo, BPJS Watch Jatim Kembali Gelar Donor Darah di BG Junction
BPJS Surabaya Siap Optimalisasi Layanan, DPRD Usulkan Reward Pembayar Disiplin
BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Dorong Penggunaan Aplikasi JMO