Selasa, 16 Juni 2026

Dentuman Maut di Jalur 1, Commuter Line Ringsek Dihantam Argo Bromo Anggrek

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Selasa, 28 April 2026 | 06:27 WIB
Commuter Line Ringsek Dihantam Argo Bromo Anggrek (Istimewa)
Commuter Line Ringsek Dihantam Argo Bromo Anggrek (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM — Langit malam di kawasan Bekasi Timur yang semula tenang seketika berubah menjadi medan kengerian yang mencekam pada Senin (27/4/2026) malam.

Sebuah tabrakan beruntun yang melibatkan nyawa dan logam berat terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, menyisakan puing-puing kehancuran dan jerit histeris penumpang yang terjebak dalam ruang kemelut.

Tepat pukul 20.52 WIB, sebuah dentuman keras yang menggetarkan tanah di sekitar stasiun menandai terjadinya kecelakaan hebat antara KRL Commuter Line relasi Kampung Bandan–Cikarang dengan KA Argo Bromo Anggrek (KA 4B) tujuan Surabaya Pasar Turi. Insiden tragis ini mengubah perjalanan pulang ratusan kaum komuter menjadi mimpi buruk yang tak terlupakan.

Baca Juga: Bekasi Membara dalam Harmoni: Melesat ke 5 Besar Kota Paling Toleran se-Indonesia!

Kronologi Petaka: Dari Perlintasan Sebidang ke Benturan Maut

Tragedi ini diduga dipicu oleh rantai kejadian yang bermula di perlintasan sebidang JPL 85 Bulak Kapal. Berdasarkan informasi yang dihimpun dan unggahan viral warganet, sebuah taksi daring mobil listrik VinFast GreenSM nekat menerobos perlintasan saat kereta tengah melaju.

Benturan pertama tak terelakkan; badan mobil listrik tersebut menemper bagian depan Commuter Line. Akibat insiden darurat tersebut, rangkaian KRL terpaksa berhenti luar biasa di Jalur 1 Stasiun Bekasi Timur untuk pengecekan teknis dan penanganan kendala. Namun, di saat petugas tengah berupaya menangani situasi, bahaya yang lebih besar mengintai dari arah belakang.

Hanya berselang menit, KA Argo Bromo Anggrek dengan nomor lokomotif CC 206 13 86 meluncur deras di jalur yang sama. Diduga karena sinyal masuk belum menunjukkan aspek merah (tanda berhenti), "Raja Jalur Utara" tersebut tetap melaju dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya menghantam bagian buritan Commuter Line yang tengah diam tak berdaya.

"Kami Terpental, Semuanya Gelap"

Benturan antara lokomotif berat Argo Bromo dengan gerbong belakang KRL menciptakan efek destruktif yang mengerikan. Gerbong belakang Commuter Line dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga ringsek (telescoping). Penumpang di dalamnya terlempar dari kursi, saling bertubrukan dengan tiang dan lantai kereta.

Baca Juga: Berpredikat Unggul, Unpas Resmi Buka Pendaftaran Gelombang II Tahun 2026

"Suaranya seperti ledakan bom. Commuter Line hancur di bagian belakang. Kami semua langsung dievakuasi oleh petugas dalam kondisi panik luar biasa," ujar Heri, salah seorang penumpang selamat yang masih tampak syok dengan tatapan kosong.

Suasana evakuasi berlangsung dramatis. Di bawah temaram lampu stasiun, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan KAI berjibaku mengeluarkan penumpang yang terjepit di antara himpitan kursi dan logam. Sejumlah korban dilaporkan pingsan akibat syok dan luka hantaman, sementara lainnya dievakuasi dengan tandu menuju ambulans yang telah bersiaga di halaman stasiun.

Respons Darurat dan Lumpuhnya Jalur Bekasi

Pihak TMC Polda Metro Jaya segera mengonfirmasi bahwa personel Satlantas Polres Metro Bekasi telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu sterilisasi area. Akibat kecelakaan ini, jalur kereta api lintas Bekasi–Cikarang lumpuh total.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta melalui Manager Humas, Franoto Wibowo, menyatakan permohonan maaf mendalam atas insiden ini.

  • Titik Lokasi: Emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.
  • Tindakan Darurat: Pemadaman Listrik Aliran Atas (LAA) di lintas Cibitung–Bekasi Timur guna proses evakuasi yang aman.
  • Investigasi: Tim internal KAI dan KNKT akan mendalami mengapa KA Argo Bromo Anggrek tetap melaju meski ada rangkaian kereta di depannya.

Baca Juga: Sasar Akreditasi Unggul, Universitas Abdurrab Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Sumber: suara.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini