“Mindset ini yang harus diubah. Seni tradisi seperti Jula Juli, Reog, dan ludruk itu bukan hal kuno. Justru bisa dikembangkan dengan pendekatan kreatif dan digital agar disukai anak muda,” ujarnya.
Reni berharap program Semarak Budaya menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menjaga keberagaman dan kebanggaan terhadap budaya bangsa.
“Surabaya ini kota multi-etnis, ada Madura, Jawa, Arab, hingga Tionghoa. Semangat kebersamaan dalam budaya seperti Jula Juli adalah simbol bahwa keberagaman itu justru memperkuat persatuan,” pungkasnya. ***