Tuban Nawacitapost - Sosialisasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di Kabupaten Tuban dan sosialisi Pemilu 2024 aman dan damai yang dilaksanakan di Ruang Rapat Setda Ronggolawe LT III Setda Kantor Bupat Tuban, berlangsung dengan dihadiri peserta dari unsur Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Tuban, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Karang Taruna, Paguyuban Suku, Etnis, Organisasi Kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Tuban dengan kehadiran 200 orang.
Acara yang dilaksanakan oleh Bakesbangpol Kabupaten Tuban dan Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Tuban disambut antusias dimulai pada saat sambutan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Tuban Bapak Drs. Yudi Irwanto, MM yang dimulai dengan Salam Pembauran..!!! Bhinneka Tunggal Ika…!!! Bahwa Pemerintah Kabupaten Tuban memfasilitasi Masyarakat dari berbagai Suku, Etnis, dan Budaya yang ada di Kabupaten Tuban melalui wadah Forum Pembauran Kebangsaan agar kondisi Masyarakat tetap Kondusif dan Harmoni sebagaimana semboyan Bhinneka Tunggal Ika apalagi menjelang Pemilu 2024 harus kita jaga keamanan dan ketertiban, guyub, rukun dilingkungan kita masing. Pungkasnya mengakhiri dengan membuka acara dimaksud.
Pada acara tersebut dihadirkan Narasumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur Ibu Dian Puspitasari Hayuningtyas, S.TTP., M.Si…..Kepala Bidang Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesatuan Bangsa Provinsi Jawa Timur, Bapak Yafeti Waruwu, S.H., M.H. Sekretaris Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Jawa Timur dan R. Mochammad Dani Ramdani (Ketua FPK Kab Tuban).
Narasumber pertama menyampaikan pentingnya Pembauran Kebangsaan dan menghargai perbadaan antar suku, etnis, budaya dan Bahasa, apakah dari peserta ada yang bisa menguasai lima bahasa daerah di Indonesia? Dan bahkan peta sosial budaya Jawa Timur terbagi dalam 10 tlatah, telatah kebudayaan besar ada 4 yakni Mataraman, Arek, Madura Pulau, dan Pandalungan, Tlatah kebudayaan kecil terdiri atas Jawa Panoragan, Osing, Tengger, Madura, Bawean, Madura Kangean, dan Samin (sedulur sikep).
Dengan kemajemukan dan pluralisme bangsa Indonesia, persamaan senasib seperjuangan dan semangat kebhinnekaan maka dibentuklah Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) ditingkat Provinsi, Kabupaten/kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa.
Sebagaimana dalam Peraturan Mendagri Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di daerah. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 41 Tahun 2009 Tentang Pedoman Pembauran Kebangsaan di Provinsi Jawa Timur. Pungkas yang akrab dipanggil bu Dian.
Pada kesempatan yang sama Sektretaris FPK Prov Jatim yang sering keliling Prov Jawa Timur sosialisi Forum Pembauran Kebangsaan menyampaikan pentingnya Forum Pembauran Kebangsaan ini sebagai Forum kemitraan strategis dengan Pemerintah untuk membantu program pemerintah, bahwa penyelenggaraan pembauran kebangsaan adalah proses pelaksanaan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, etnis, melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan, dan perekonomian untuk mewujudkan kebangsaan indonesia tanpa harus menghilangkan identitas ras, suku, dan etnis masing-masing dalam kerangka negara kesatuan republik indonesia (NKRI).