Jakarta, NAWACITAPOST - Rabu, 01 Juli 2021 bertepatan dengan hari Bhayangkara ke 75, upacara tengah dilakukan di Istana Negara disiarkan langsung secara virtual. Joko Widodo selaku presiden memimpin jalannya upacara pada hari ini.
HUT Bhayangkara menjadi hari istimewa bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), karena 1 juli Peraturan Presiden tahun 1946 No.11 resmi dikeluarkan Presiden Sukarno.
Peraturan tersebut menyatukan kepolisian seluruh daerah menjadi satu kesatuan yang bertanggung jawab secara langsung pada pimpinan tertinggi negara, presiden.
Banyak orang tidak mengetahui sejarah hari Bhayangkara dan makna dibalik hari Bhayangkara. Lalu seperti apa sejarah hari Bhayangkara ? berikut sejarah kepolisian mulai dari zaman kerajaan hingga kini.
Melansir dari laman resmi Polri, asal mula nama Bhayangkara merupakan sebutan pasukan pengamanan yang melindungi raja pada masa Kerajaan Majapahit patih Gajah Mada.
Keberadaan pasukan Indonesia dijajah oleh bangsa Belanda dan Jepang selama kurun waktu yang cukup panjang dan merubah pasukan menjadi komando.
Kepolisian modern Hindia Belanda yang dibentuk antara tahun 1897-1920 adalah merupakan cikal bakal dari terbentuknya Kepolisian Negara Republik Indonesia saat ini.
Pasukan keamanan ini terbagi menjadi beberapa bentuk, misalnya Veld Politie (Polisi Lapangan), Stands Politia (Polisi Kota), Cultur Politie (Polisi Pertanian), dan Bestuurs Politie (Polisi Pamong Praja).