advertorial

Viral di Media Sosial, Wali Kota Bekasi Gerebek Disdukcapil dan Telepon Camat

Selasa, 15 September 2026 | 19:27 WIB

NAWACITAPOST.COM — Gelombang keluhan warga terkait pelayanan administrasi kependudukan yang bergulir liar di media sosial langsung memantik reaksi cepat Pemerintah Kota Bekasi.
 
Menjawab keresahan sekaligus aduan riuh netizen tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Aduan di media sosial yang sempat memicu polemik itu sejatinya diwarnai beragam respons.
 
Baca Juga: Didepak Usai Setahun Menjabat, Ini Tiga Kontroversi Purbaya Selama Menjadi Menkeu
 
Di samping komentar warga yang membagikan pengalaman kurang memuaskan, tidak sedikit pula netizen yang pasang badan memberikan apresiasi, menyatakan bahwa proses pelayanan kependudukan di Kota Bekasi sejatinya sudah cepat dan sesuai aturan.
 

Dinamika aduan di media sosial tersebut mendorong Tri bergerak cepat turun ke lapangan. Setibanya di lokasi, ia tidak hanya mengawasi kedisiplinan aparatur, tetapi juga langsung berbaur dan menyapa warga yang sedang mengantre demi menyerap aspirasi serta kendala secara langsung.

Salah satu warga yang ditemui adalah Suhana, penduduk Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara.
 
Baca Juga: Usai Reshuffle Menkeu, Anak Purbaya Lontarkan Komentar Menohok
 
Ia mendatangi kantor dinas untuk memverifikasi data desil hasil sensus penduduk, mengingat dirinya masuk dalam kategori desil 2 namun belum terdaftar sebagai penerima bantuan sosial.
 

Mendengar aduan tersebut secara langsung, Tri bergerak sigap dengan menelepon Camat Bekasi Utara di tempat untuk menyelesaikan masalah warga tanpa penundaan.

“Ini langsung ditindaklanjuti. Tolong nanti kecamatan dan kelurahan cek dan pastikan datanya, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian,” ujar Tri.
 
Baca Juga: Karier Cemerlang Prof Suahasil Nazara Jadi Menkeu RI, Agustus Gea: Perjuangan Panjang

Tri menegaskan bahwa aksi sidak ini dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bentuk evaluasi menyeluruh atas masukan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal, termasuk media sosial.

“Pelayanan berjalan baik. Kita pastikan pagi-pagi tidak ada yang nongkrong di kantin. Kita ingin memastikan semua aparatur berada di tempat dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pemeriksaan tidak berhenti di Disdukcapil. Tri turut menyisir sejumlah instansi pelayanan publik lainnya, seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Sosial (Dinsos), hingga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi.

Ia mewanti-wanti seluruh jajaran aparatur agar senantiasa menjaga profesionalisme, kedisiplinan, dan integritas tinggi saat melayani warga.
 
Baca Juga: Suahasil Nazara Jabat Menkeu, Yasonna Laoly Sebut Kebanggaan Ono Niha untuk Indonesia

“Jangan sampai ada pungutan liar. Kita ini sudah digaji oleh pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jadi berikan pelayanan yang terbaik,” katanya.

Menutup keterangannya, Tri menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif mengawasi kinerja pemerintah melalui media sosial. Ia berjanji seluruh masukan, baik keluhan maupun apresiasi, akan terus ditindaklanjuti secara nyata.

“Setiap pengaduan harus ditindaklanjuti. Jangan sampai masyarakat sudah menyampaikan keluhan, tetapi tidak ada respons. Kita harus hadir memberikan solusi dan memastikan masyarakat mendapatkan kepastian pelayanan,” pungkas Tri.

Tags

Terkini