advertorial

Kemeriahan PNBK Bekasi Berubah Haru, Rp500 Juta Terkumpul untuk Korban Bencana NTT

Senin, 31 Agustus 2026 | 11:24 WIB

NAWACITAPOST.COM — Di balik riuh dan warna-warni parade budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III yang digelar pada Minggu (30/8/2026), terselip getar kemanusiaan yang mendalam. Kemeriahan perayaan berubah menjadi aksi solidaritas nyata saat masyarakat Kota Bekasi berhasil menghimpun dana hingga Rp500 juta untuk membantu korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi kepedulian tersebut dipadukan dengan momen doa bersama antarumat beragama. Sebelum derap parade menghentak jalanan, ribuan warga yang hadir menundukkan kepala. Para pemuka agama dari lintas kepemudaan dan keyakinan—Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Konghucu—memanjatkan doa bersama secara bergantian untuk saudara-saudara sebangsa di NTT dan Kalimantan yang sedang diterpa musibah.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi kepedulian masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
 
Baca Juga: Gedung DPR Bergetar: Sidang Paripurna Bergulir Saat Aspirasi AMPB Menggema

“Hari ini kita berkumpul dalam suasana gembira, tetapi kita tidak lupa bahwa ada saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” kata Tri.
 


Menurut Tri, besarnya donasi yang terkumpul menunjukkan bahwa semangat gotong royong masyarakat Kota Bekasi telah tumbuh dan berulang kali diwujudkan dalam aksi nyata. Tradisi saling menolong ini bukan kali pertama terjadi di Kota Bekasi.

“Ini bukan pertama kalinya warga Bekasi bergotong royong. Dulu kita pernah bersama-sama membangun puskesmas di Poso, kemudian gedung pertemuan di Aceh. Semuanya lahir dari donasi dan kepedulian masyarakat,” ujar Tri.
 
Baca Juga: Buron Lintas Negara: Tim URC Macan Blambangan Polresta Banyuwangi Tangkap Pelaku di Bukittinggi

Ia menegaskan bahwa momentum pesta budaya seperti PNBK sangat relevan untuk dijadikan wadah aksi sosial, mengingat kepedulian baru terasa dampaknya jika diwujudkan secara konkret.
 


“Yang dibutuhkan saudara kita yang sedang terkena musibah adalah tindakan. PNBK ini kita jalankan, kita manfaatkan momentumnya untuk membantu saudara kita di NTT,” ujarnya.

Antusiasme warga dalam berdonasi terpancar langsung di lapangan. Kehadiran ruang penggalangan dana di tengah festival budaya menggerakkan hati para pengunjung yang semula hanya berniat menikmati hiburan.
 
Baca Juga: Demo 27 Agustus di Depan DPR RI Memanas, Polisi Cokok Terduga Perusuh

Salah seorang warga, Dedi (41), mengatakan dirinya tertarik ikut berdonasi setelah mengetahui PNBK juga membuka ruang untuk bantuan kemanusiaan.

“Kita datang memang mau lihat acara, tapi kalau sekaligus bisa ikut membantu saudara yang kena musibah, ya kenapa tidak. Sedikit dari kita mudah-mudahan berarti buat mereka,” katanya.

Melalui perpaduan doa lintas agama dan penggalangan dana Rp500 juta ini, PNBK Jilid III membuktikan bahwa puncak perayaan budaya tidak sekadar menjadi ajang tontonan, melainkan panggung nyata persatuan dan ketangguhan rasa kemanusiaan warga Bekasi.

Tags

Terkini