advertorial

CFD Kota Bekasi Disulap Jadi Panggung Nusantara, Wali Kota Ajak Warga Bergotong Royong

Senin, 31 Agustus 2026 | 11:23 WIB

NAWACITAPOST.COM — Suasana Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu (30/8/2026) pagi, mendadak bergemuruh. Ruang publik yang biasanya dipenuhi warga berolahraga berubah total menjadi panggung megah kebudayaan Nusantara dalam perhelatan Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III.

Sejak pukul 07.00 WIB, lautan manusia memadati jalur parade. Riuh tepuk tangan membahana saat kereta kencana melintas membawa Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama istri, diiringi Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe beserta istri. Kemeriahan kian memuncak lewat aksi dramatis kirab Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter oleh 200 peserta, dentuman drumband Gita Jata Wiratama PTDI-STTD, hingga penampilan kolosal 2.000 penari Tari Massal Ronggeng Menor yang menyedot perhatian ribuan pasang mata.

Di tengah atmosfer yang membakar semangat, perhelatan berkonsep Bekasi Jawara (Jaga dan Rawat Budaya Nusantara) ini diawali dengan prosesi khidmat doa bersama enam pemuka agama bagi korban bencana di NTT dan Kalimantan. PNBK Jilid III tidak hanya menyuguhkan atraksi budaya lintas daerah—seperti Reog Ponorogo, Loncat Batu Nias, hingga Ngarak Barong Bekasi—tetapi juga berhasil menghimpun donasi kemanusiaan dari warga untuk bencana di NTT.
 
Baca Juga: Gedung DPR Bergetar: Sidang Paripurna Bergulir Saat Aspirasi AMPB Menggema

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa meluapnya antusiasme masyarakat di area CFD menjadi energi utama keberhasilan acara ini.

“Saya melihat pagi ini warga datang dengan antusias. Ada yang datang untuk olahraga, ada yang sengaja ingin melihat parade, ada yang membawa anak-anak. Ini yang kita inginkan, ruang publik kita hidup dan masyarakat bisa menikmati kotanya,” ujar Tri.

Ia menambahkan, perhelatan ini difungsikan sebagai ruang perjumpaan untuk memperkuat toleransi dan keberagaman di Kota Bekasi.

“Ketika ribuan orang berkumpul dan menikmati acara , yang kita bangun sebenarnya bukan hanya pertunjukannya. Kita sedang membangun rasa cinta terhadap keanekaragaman dan pelestarian budaya,” katanya.
 
Baca Juga: Buron Lintas Negara: Tim URC Macan Blambangan Polresta Banyuwangi Tangkap Pelaku di Bukittinggi

Tri Adhianto turut mengapresiasi kepedulian sosial warga Kota Bekasi yang tetap menyala di tengah pesta budaya.

“Hari ini kita bergembira bersama, menikmati budaya Nusantara, tetapi kita juga ingat saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Alhamdulillah, kekuatan gotong royong bersama masyarakat Bekasi bisa membantu meringankan beban mereka,” tutupnya.

Tags

Terkini