NAWACITAPOST.COM — Panggung politik lokal bergerak dinamis. Di bawah sorot lampu dan antusiasme ratusan warga yang mendominasi jalannya diskusi, Parlemen Kota Bekasi kembali menunjukkan taringnya dalam memperjuangkan hak dan masa depan masyarakat. Melalui momentum krusial Reses II Masa Jabatan 2024–2029 Tahun 2026, para wakil rakyat bergerak serentak turun ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing demi menjemput langsung jeritan hati konstituennya.
Aksi nyata ini salah satunya digelorakan oleh Alimudin, legislator tangguh dari Komisi IV DPRD Kota Bekasi (Fraksi PKS). Pria yang akrab disapa Ali ini turun langsunf menemui ratusan warga di wilayah RT 06 RW 023, Perumahan Bumyagara, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya (Dapil III) pada Selasa (7/7/2026).
Suasana reses seketika bergemuruh dan sarat emosi positif ketika barisan Ibu-ibu PKK, kader Posyandu, tokoh masyarakat, hingga Ketua RW 21 dan RW 33 berkumpul. Mereka menaruh harapan besar pada pundak DPRD Kota Bekasi untuk membawa perubahan nyata.
Bekasi Darurat LGBT: DPRD Siapkan 'Perisai' Hukum Lewat Raperda Khusus
Bukan sekadar seremonial, kehadiran DPRD Kota Bekasi di tengah masyarakat langsung menggedor kesadaran publik lewat isu yang sangat krusial. Dengan nada tegas dan penuh kepedulian, Alimudin membongkar fakta mengejutkan mengenai ancaman moral yang sedang mengintai Kota Patriot.
"Pertama, saya menyampaikan terkait waspada terhadap pertumbuhan peningkatan pelaku LGBT di Kota Bekasi yang sangat signifikan. Bahkan, Provinsi Jawa Barat telah mengkategorikan Kota Bekasi sebagai daerah darurat terkait fenomena LGBT," ungkap Alimudin saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (7/7/2026) malam.
Menghadapi ancaman nyata ini, DPRD Kota Bekasi tidak tinggal diam. Parlemen bergerak cepat membangun benteng pertahanan hukum untuk melindungi generasi muda.
Saat ini, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bekasi tengah menggodok senjata pamungkas: Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyimpangan Seksual.
"Maksud dan tujuan raperda tersebut adalah mencegah penyimpangan seksual hubungan antara pria dengan pria (homoseksual), wanita dengan wanita (lesbian), serta pelaku seksual di bawah umur. Momen reses ini kami manfaatkan untuk mengedukasi masyarakat demi mewujudkan Bekasi yang bermartabat, beragama, berakhlak, dan bermoral!" tegas Ali.
Tak hanya hukum, Alimudin menyerukan pentingnya Ketahanan Keluarga—baik dari sisi penguatan karakter anak agar tak terjerumus ke lubang hitam pergaulan bebas, hingga ketahanan dari sisi peningkatan ekonomi.
DPRD Tampung Jeritan Warga: Dari Sengkarut Data Miskin (Desil) hingga Insentif Posyandu
Suasana reses semakin dramatis saat sesi tanya jawab dibuka. Warga, yang didominasi kaum ibu, langsung memberondong sang wakil rakyat dengan persoalan mendasar yang selama ini menyumbat keadilan sosial di lapangan.
Dua isu utama yang menjadi sorotan tajam warga adalah:
-
Kekacauan Data Kemiskinan (Desil): Warga memprotes keras ketidaksesuaian data sensus pemerintah dengan fakta riil di lapangan. Banyak keluarga yang secara nyata berada di garis ekonomi lemah (perkiraan Desil 3), namun dalam data sensus justru tercatat di Desil 6, sehingga mereka kehilangan hak bantuan sosial.
Tags
Terkini
Harmoni Musik Populer dan Pesona Gunung Lokon Siap Guncang Tomohon Jazz Festival 2026
Jumat, 2 Oktober 2026 | 18:42 WIBSabet Penghargaan Dunia, Global Finance Nobatkan BRI sebagai Bank Terbaik di Dunia
Jumat, 2 Oktober 2026 | 16:45 WIBPuncak Milad Syeikh Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Rokan, Pemkab Rohul Perkuat Syiar Dan Pelestarian Wisata Religi
Rabu, 30 September 2026 | 21:47 WIBEra Baru Perlintasan Udara Semarang: 10 Unit Autogate Imigrasi Resmi Beroperasi
Rabu, 30 September 2026 | 21:45 WIBSekda Jabar Herman Suryatman Hentakkan Bappeda 27 Daerah Gariskan Perubahan Radikal
Selasa, 29 September 2026 | 15:26 WIBRevolusi Layanan Kesehatan: Pemprov Jabar dan Kemenkes Reformasi Sistem Rujukan Pasien
Sabtu, 26 September 2026 | 21:47 WIBMomen HJKB 216: Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Akselerasi Transportasi Publik Cekungan Bandung
Sabtu, 26 September 2026 | 21:46 WIB5 Kelas Mengaji Online Terpercaya untuk Memperbaiki Bacaan Al-Qur'an
Kamis, 24 September 2026 | 21:08 WIBSapu Bersih Penghargaan Jawa Barat, DPPKB Kota Bekasi Raih Lima Prestasi Gemilang
Rabu, 23 September 2026 | 18:51 WIBGara-Gara Aduan Online, DLH Kota Bekasi Uji Sampel Air Sungai Kali Abang
Rabu, 23 September 2026 | 18:51 WIBWali Kota Bekasi Gebrak Sektor Formal Tekan Akses Kerja Inklusif Penyandang Disabilitas
Rabu, 23 September 2026 | 18:42 WIBRevolusi Medis Bekasi: Wali Kota Resmikan Gedung Baru Siloam Berteknologi Canggih
Selasa, 22 September 2026 | 17:31 WIBEkspansi Dramatis TransNusa: Guncang Langit Bali–Surabaya Lewat Rute Baru
Selasa, 22 September 2026 | 17:30 WIBBenteng Transparansi Keuangan: KPU Bea Cukai Batam Perketat Pengawasan Uang Tunai
Senin, 21 September 2026 | 20:40 WIBGebrakan Kantor Imigrasi Semarang, Layanan Eazy Paspor Pacu Persiapan Haji 2027
Senin, 21 September 2026 | 20:39 WIBDedi Mulyadi Melepas Kepergian Danny Setiawan: Sosok Pemimpin Adil dan Mentor Terbaik
Senin, 21 September 2026 | 16:11 WIBGarda Terdepan Bansos, Pemkot Bekasi Unjuk Gigi di Hadapan Komisi VIII DPR RI
Jumat, 18 September 2026 | 11:40 WIBPacu Kesiapan Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Sisir Ketat Kelayakan Venue
Jumat, 18 September 2026 | 11:40 WIBWali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026, Postur Anggaran Melonjak Tembus Rp7,5 Triliun
Jumat, 18 September 2026 | 11:40 WIBPLN Batam Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana Nusa Tenggara Timur
Kamis, 17 September 2026 | 21:05 WIB