tokoh

Konseptor Otentik dan Pekerja Keras, Muhadjir Effendy Selaras dengan Program Nawacita Jokowi

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 11:13 WIB
Konseptor Otentik dan Pekerja Keras, Muhadjir Effendy Selaras dengan Program Nawacita Jokowi

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., seorang yang terlahir di Madiun, Jawa Timur, 29 Juli 1956. Biasa dipanggil Muhadjir. Merupakan anak keenam dari sembilan bersaudara. Muhadjir menempuh pendidikan sarjana muda di IAIN Malang. Kemudian meraih gelar sarjana di IKIP Negeri Malang (kini menjadi Universitas Negeri Malang/UNM). Lalu, menempuh pendidikan pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan gelar Magister Administrasi Publik (MAP) pada tahun 1996.

BACA JUGA : Implementasikan Nawacita Jokowi, Tri Rismaharini Sosok Menteri yang Sederhana dan Banyak Membawa Perubahan Baik

Kemudian pada 2008, Muhadjir berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 3 bidang Sosiologi Militer di Program Doktor Universitas Airlangga. Selain itu, dia juga beberapa kali mengikuti kursus di luar negeri. Diantaranya di National Defence University, Washington, D.C. pada tahun 1993 dan di Victoria University, British Columbia, Kanada pada tahun 1991. Muhadjir pun sudah tercatat sebagai Guru Besar Sosiologi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Dirinya juga menjadi pengajar di Direktorat Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang pada bidang Sosiologi.

Muhadjir dilantik menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK). Tepatnya sejak 23 Oktober 2019 pada Kabinet Indonesia Maju Jokowi -Ma’ruf Amin dan menjabat hingga sekarang. Kemenko PMK mempunyai tugas yaitu menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan.

Dia juga pernah menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI). Yaitu pada Kabinet Kerja Jokowi – Jusuf Kalla yang menjabat sejak 27 Juli 2016 menggantikan Anies Baswedan. Saat masih menjabat sebagai Mendikbud RI, Muhadjir dikenal sebagai pejuang pendidikan yang suka bekerja keras. Penguasaan konsep sekaligus lapangannya sangat kuat. Ini terlihat dari sebagian besar waktunya yang didedikasikan untuk mengangkat derajat dan harkat kemanusiaan melalui pendidikan. Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang. Bahkan, bisa mencapai tiga periode yaitu tahun 2000–2016.

Karena komitmen yang dimiliki Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., untuk membangun Indonesia, ia pantas mendapatkan Nawacita Awards 2022 karena turut mewujudkan 9 Program Nawacita Jokowi dengan point ke lima Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program "Indonesia Pintar"; serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan program "Indonesia Kerja" dan "Indonesia Sejahtera" dengan mendorong land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 hektar, program rumah kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi serta jaminan sosial untuk rakyat di tahun 2019.

Tags

Terkini