Jakarta, Nawacitapost - Melihat merebaknya virus corona di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner, Dr. Emrus Sihombing menyatakan sudah saatnya bangkit sebagai pejuang dan patriot bangsa maju ke medan peranh lawan virua corona.
"Jangan panik apalagi takut. Mari kita munculkan semangat juang," ujarnya kepada awak media yang dihuhungi melalui akun Whatsappnya, Kamia (19/3).
Ditandaskan Emrus, spirit pantang menyerah melahirkan daya tempur yang luar biasa, melindas segala bentuk serangan virus. Menurutnya, kobarkan semangat patriot kemanusiaan dan kebangsaan yang luar biasa yang dimiliki bangsa Indonsia selama ini. Ia pun tidak menginginkan sikap seolah pasrah, oleh karena itu menurutnya sikap seolah pasrah harus dibuang dalam berpikir dan bertindak serta pukul mundur virus corona.
"Gelora semangat tempur yang bangkit dalam sanubari kita masing-masing dipastikan menumbuhkan mekanisme pertahanan dan perlawanan dalam tubuh kita, yang sekaligus sebagai sistem Perlawanan Rakyat Semesta dari serangan musuh kemanusiaan, virus yang sangat kecil ini," pungkasnya.
Oleh karena itu menurutnya, virus corona harus diposisikan sebagai musuh bersama, ibarat invasi militer asing ke suatu teritorial negara berdaulat. Sudah saatnya. Kini, seluruh komponen Bangsa Indonesia bangkit angkat "senjata" melakukan perlawanan sesuai fungsi dan kemampuan yang kita miliki masing-masing dengan bahu membahu.
Untuk itu kata Emrus pakar komunikasi poltik dari Unibersitas Pelita Harapan, mengharapkan kepada seluruh aparat pemerintah, dari pusat hingga ke desa-desa harus segera membuat petunjuk pelaksana (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) yang operasional serta terukur untuk membangkitkan Perlawanan Rakyat Semesta terhadap virus ini.
"Juklak dan Juknis harus sinkron dari pusat hingga ke desa-desa di seluruh wilayah Indonesia," terangnya.
Dengan demikian, Emrua Sihombing meminta kepada rakyat sebagai kekuatan luar bisa melakukan perlawanan semesta dipadu seluruh kekuatan yang dimiliki pemerintah dari pusat hingga desa. Perlawanan ini dipimpin oleh Panglima Tertinggi negeri ini, Presiden Joko Widodo.
"Untuk menyatukan kekuatan kita, stop debat politik yang saling menjatuhkan dan berpotensi memancing kepanikan di tengah masyarakat," tambahnya.
Sampai saat ini, kata pengamat komunikasi politik, menurut pengakuannya sebagai akademisi komunikasi berani mengatakan, pemerintah pusat sudah sangat sungguh-sungguh menangani pencegahan penyebaran dan seluruh dampak virus ini.
"Pemerintah pusat sama sekali tidak mempunyai agenda politik terselubung, prakmatis, apalagi transaksional," katanya secara blak - blakan dihadapan media.
Untuk itu kata Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner, mengajak seluruh masyarakat agar dapat memunculkan semangat "berperang". Satukan langkah. Rapatkan batisan. Singsingkan legan bajumu. Pandang kemanusiaan yang adil. Ingat kemanusiasn yang beradab. Serukan hanya satu kata, "Lawan" virus corona.
“Kita pasti pemenang. Buktinya, sudah ada yang sembuh. Kita harus optimis,” serunya.