Jakarta, NAWACITA- Hermanto Tanoko adalah salah satu pengusaha tersukses di Indonesia asal Surabaya. Ia adalah Bos dari perusahaan cat Avian dan hampir lebih 100an perusahaan besar lainnya yang cabangnya menggurita di kota besar tanah air. Tanoko punya visi jempolan dalam mengembangkan perusahaannya, yakni ingin menambah 1 juta wirausahawan di Indonesia.
Meski sibuk sebagai bos, dia ternyata punya cerita yang menginspirasi banyak orang.
Sejak kecil, Tanoko telah diperkenalkan dengan dunia bisnis. Pada usia 8 tahun, ia membantu orangtua berjualan di toko kelontong dan berjualan cat. Hermanto pun akhirnya membantu sang ayah membesarkan bisnis, mulai dari toko cat sampai akhirnya memiliki pabrik cat Avian.
Dari orangtuanya, Hermanto belajar tentang cara membesarkan bisnis dan menggunakan uang dengan benar. Tak hanya itu, Hermanto juga memperoleh banyak pelajaran hidup dari orang tuanya.
Hermanto bercerita, bahwa ayahnya Soetikno Tanoko memulai mimpinya dari sebuah toko cat kecil "Toko 73" di gang ukuran 1,5 meter x 13 meter pada tahun 1962. Awal yang sangat sederhana dengan mimpi yang luar biasa, menjadi pabrik cat terbesar di Indonesia.
Salah satunya, Hermanto dilarang meminjam uang ke bank atau orang lain apabila ia tidak yakin bisa mengembalikannya.
Pelajaran ini ia tularkan kepada anak-anaknya. Sang buah hati kini telah membantu Hermanto membesarkan bisnis. Mereka ditempatkan di beberapa perusahaan milik Hermanto.
"Saya kini menjadi motivator buat anak-anak," katanya.
Anak kelima dari Soetikno Tanoko ini dikenal sebagai pria yang sangat menghormati dan sayang kepada orangtuanya. Bahkan, dia tak segan memposting (mengunggah) beberapa foto momen kebersamaan antara dirinya bersama ayah dan ibunya di media sosialnya seperti instagram.
Setiap hari Pak Hermanto masih selalu menyempatkan diri datang ke rumah papa-nya dan diajak-nya bermain Mahyong. Kalau papa-nya sudah mengantuk kemudian di gendong dan diantar ke tempat tidur, dipeluk dan diciumi-nya. Setelah Papanya tidur baru beliau pulang ke rumahnya. Waktu Ulang Tahun ke 40 Cat Avian, tampak beliau dengan sabar menyuapin makan papa-nya.
Setiap hari saya selalu ditunggu-tunggu sama papa mama, dicium, dipeluk, dan disayangi. Bagaimana mungkin tidak datang. Love u papa mama tercinta," begitulah Hermanto Tanoko mengungkapkan kecintaannya kepada orangtuanya yang ditulis di aku instagramnya. Soetikno Tanoko sekarang berusia 90 tahun.
Bahkan di Buku Biografinya. Pak Hermanto Tanoko menulis doa; "Tuhan kurangi umurku, berikan pada Papaku...".
Inilah contoh Cinta dan Bakti seorang anak kepada orang tua. Jikalau Pak Hermanto Tanoko bisa sesukses didalam bisnisnya seperti sekarang ini sungguh tidak mengherankan dan patut diacungi jempol dan kita tiru.
Saya bersyukur mempunyai seorang papa mama luar biasa. Founder Avian yang luar biasa. Bapak Soetikno Tanoko ini semangat sangat tinggi, kerja keras, tangguh, pantang menyerah, tegas, visioner, dan selalu menjunjung tinggi integritas,"
"Ketika kita ingin Berbakti, Hormat dan Menyayangi orangtua, lakukanlah sewaktu beliau masih hidup. Sebutir kacang pun masih ada rasanya sedangkan semeja makanan pun tidak ada arti-nya lagi kalau sudah mati."
Sukses berbisnis tak lantas membuat Hermanto lupa membantu sesama. Kini, ia memiliki sebuah yayasan sosial bernama Hermanto Tanoko Foundation.
Visinya, kata Hermanto, menciptakan satu juta wirausahawan di Indonesia. Visi ini juga dilatarbelakangi juga dengan kecintaannya terhadap dunia bisnis.