NAWACITApost.com - “Inisiatif yang sangat bagus dari Murtigading, dan disokong oleh sahabat-sahabatku di 16 dusun yang lain, maka insyaallah Bantul akan menjadi contoh yang baik bagi desa-desa. Semoga gerakan ini menjadi komitmen untuk menjaga kualitas pemilu 2024,” kata Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilu Tahun 2024 di Desa Murtigading dan Kelurahan Terong Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (11/10/2023), yang dilihat nawacitapost dalam website resmi bawaslu.go,id.
Lolly mengajak masyarakat untuk menolak politik uang dalam Pemilu 2024. Sebab, politik uang bisa menimbulkan gesekan antar pendukung peserta Pemilu 2024.
“Cara kita membuat pemilu 2024 sukses salah satunya tegas menyatakan tidak untuk politik uang. Karena politik uang itu memecah belah, politik uang itu membangun ketidakpercayaan. Politik uang itu bikin kita lemah. Ketika kita sudah lemah, gampang dihancurkan,” tegasnya.
Lolly menambahkan, Bawaslu mengajak masyarakat menjadi aktor kepemiluan untuk Pemilu 2024. Menurutnya dalam pesta demokrasi yang terlibat bukan hanya penyelenggara pemilu dan partai politik saja. Tetapi masyarakat juga harus terlibat aktif menjadi aktor kepemiluan.
“Pemilik negeri ini bukan hanya partai politik sebagai peserta pemilu atau penyelenggara pemilu saja, Tapi semua warga negara itu adalah aktor dalam kepemiluan kita,’ ujarnya.
Dalam diskusi ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat. Yakni, relawan Desa Anti Politik Uang Desa Murti Gading dan Desa Terong, aparatur Desa Murti Gading, dan Kesbangpol kabupaten, anggota Bawasluu provinsi DIY dan anggota Kabupaten Bantul dan juga Panwas Kelurahan Desa, serta Panwascam se-Kabupaten Bantul.