"Yang akan kami lakukan selanjutnya adalah bagaimana mesin partai hidup untuk memenangkan pasangan Gus Ibin-Mas Aushaf. Kami akan segera konsolidasi hingga tingkat desakan, juga membentuk tim dan relawan, bekerja maksimal mencari suara untuk memenangkan pasangan Gus Ibin-Mas Aushaf di Pilkada Nganjuk 2024," kata Ulum Basthomi.
Terkait terkait konflik, politikus yang akrab disapa Ulum itu menyatakan partainya sudah berkomitmen komitmen dengan Partai Gerindra untuk bersama-sama mengusung Gus Ibin dan Aushaf.
"Jadi Gus Ibin dapat rekom dari PKB, dari Mas Aushaf berjuang dapat rekom dari Gerindra, Insya Allah malam ini (1/7/2024) ditetapkan dalam Rapat Pimpinan Cabang Khusus (Rapimcabsus) DPC Partai Gerindra Nganjuk," ungkap Ulum.
Sementara itu, seusai menerima rekomendasi Cabup dari PKB, Gus Ibin mengucapkan rasa terima kasih dan akan segera berkolaborasi dengan pasangaannya, Aushaf, untuk melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat.
"Alhamdulillah, setelah menerima 'surat cinta' dari DPP PKB, kami berupaya agar surat cinta ini bisa sampai di hati masyarakat. Harapan kita seluruh masyarakat dan semua komponen bisa bekerja sama-sama untuk Nganjuk lebih baik," tutur Pengurus Pondok Pesantren (PP) Mojosari, Loceret, Nganjuk itu.
Baca Juga: Sempat Datangi Kiai di Lingkungan PCNU, Pengusaha Muda Datangi Kantor DPD Partai Golkar Nganjuk
Sedangkan Cawabup Aushaf Fajr mengaku senang dan lega setelah menerima surat rekomendasi DPP PKB.
"Alhamdulillah sudah selesai 1 hal. Namun tahapan ke depan masih banyak, dan mungkin lebih terjal. Tapi dengan Gus Ibin, Insya Allah yakin semuanya akan bisa dilalui dengan baik," terangnya.
Terkait rencana awalnya yang ingin maju Cabup Nganjuk, Aushaf Fajr menyebut bahwa niat awalnya adalah dari restu orangtua.
"Jadi saya berangkat dari orangtua yang lain. Setelah orangtua paham dengan situasi Nganjuk, dan melihat niat Gus Ibin untuk mempersatukan NU dan masyarakat Nganjuk, maka saya memantapkan diri untuk menjadi cawabup mendampingi Gus Ibin," tandasnya.