NAWACITAPOST.COM - Aksi kejahatan jalanan, seperti penjambretan, kerap terjadi di Kota Surabaya. Pengambilan paksa dompet, handphone, atau perhiasan sering terjadi di area ramai.
Peristiwa tersebut terjadi pada 25 Juni sekitar pukul 21.00 WIB, tepatnya di jalan simpang tiga di depan Masjid Ar-Raudah. Tiga korban sempat terseret sekitar 5 meter hingga menabrak becak yang sedang parkir di pinggir jalan raya.
Salah satu korban jambret yang harus dirawat intensif di Rumah Sakit Dr. Soewandhie adalah Syifa Azalia Azzahra, 15 tahun. Setelah perawatan, ia akhirnya bisa pulang ke rumahnya di Gresik PPI, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.
Baca Juga: Respon KADIN, PDIP Surabaya: Sektor UMKM menjadi Pilar Ekonomi Rakyat Makin Tumbuh
Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, memberikan perhatian penuh terhadap perawatan medis korban jambret yang masih pelajar tersebut.
"Alhamdulillah, hari ini Syifa sudah boleh pulang ke rumah. Kami berterima kasih atas perawatan yang baik oleh RSUD Soewandhie karena orang tua Syifa juga warga tidak mampu. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang di Kota Surabaya," kata Achmad Hidayat.
Ia juga berharap agar para orang tua bisa menghimbau anak-anak mereka untuk tidak keluar malam hari kecuali ada keperluan mendesak. Menurutnya, keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Baca Juga: Cak Ji: Surabaya Konsisten Sebagai Kota Ramah Anak
"Kita doakan agar ananda Syifa cepat sembuh karena setelah ini dia harus mendaftar ke sekolah jenjang SMK," ujar Achmad Hidayat.
Pada kesempatan itu, pengurus DPC PDIP juga memberikan bingkisan kepada keluarga serta dukungan moral di Kampung Gresik PPI Gang Langgar pada Kamis (27/6/2024) sore, didampingi oleh perangkat kampung sekitar. ***